kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.580   27,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI salurkan KUR Rp 53,5 T hingga akhir September


Rabu, 05 Oktober 2016 / 15:54 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai 30 September 2016 sebesar 53,5 triliun. Jumlah ini telah mencapai 79% dari target pemerintah sebesar Rp 67,5 triliun.

Muhammad Irfan, Direktur UMKM BRI mengatakan, sampai akhir September 2016, KUR mikro masih mendomisasi yaitu sebesar Rp 46,5 triliun. Tercatat penyaluran KUR mikro BRI ini sudah 76,23% dari target total Rp 61 triliun.

Selain itu, untuk KUR ritel telah tersalurkan sebesar Rp 7 triliun. “Untuk KUR Ritel tercatat masih didominasi oleh sektor pertanian,” ujar Irfan kepada KONTAN, Rabu, (5/10). 

Sebelumnya, pemerintah mengharapkan perbankan pada sisa penyaluran KUR di kuartal IV ini bisa lebih memperhatikan beberapa sektor terkait pertanian dan perikanan. Soalnya, sejauh ini 68% penyaluran KUR bank BUMN tersalurkan ke sektor perdagangan.

Tahun ini akan menjadi periode transisi dalam penyaluran KUR ke sektor non perdagangan. Mengingat, mulai tahun depan pemerintah ingin KUR lebih banyak tersalurkan ke sektor ketahanan pangan dan juga sektor perikanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×