Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memastikan kesiapan permodalan perseroan tetap solid untuk mendukung ekspansi bisnis pada 2026, termasuk dalam menjalankan berbagai penugasan pemerintah di sektor perumahan.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan, permodalan menjadi fondasi utama bagi BTN dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Memasuki 2026, posisi permodalan BTN dinilai memadai dan siap menopang ekspansi, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kesesuaian dengan risk appetite yang telah ditetapkan perseroan.
“Permodalan BTN berada dalam kondisi yang siap untuk mendukung pertumbuhan bisnis, sekaligus menjaga ketahanan bank di tengah berbagai potensi risiko,” ujar Setiyo kepada Kontan.co.id, Senin (5/1/2026).
Dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, penugasan pemerintah, dan ketahanan permodalan, BTN menargetkan rasio kecukupan permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) berada di kisaran 18% hingga 20%.
Menurut Setiyo, level tersebut dinilai optimal dan relatif sejalan dengan posisi CAR pada tahun sebelumnya.
BTN akan tetap menjaga CAR pada rentang tersebut agar konsisten mendukung strategi bisnis jangka menengah, sekaligus memberikan ruang yang cukup untuk mengantisipasi dinamika ekonomi dan risiko industri perbankan.
Adapun dari sisi modal, Setiyo menyampaikan bahwa posisi modal BTN saat ini berada pada level yang memadai untuk menopang rencana bisnis ke depan. Kendati demikian, BTN tetap menyiapkan sejumlah opsi penguatan permodalan sebagai langkah antisipatif.
“Opsi tersebut antara lain melalui penerbitan surat berharga yang memiliki karakteristik modal, shareholder loan, maupun opsi right issue apabila dibutuhkan,” jelasnya.
Langkah antisipatif ini dilakukan agar BTN tetap memiliki fleksibilitas permodalan dalam menghadapi kebutuhan ekspansi bisnis dan perubahan kondisi ekonomi, sekaligus memastikan peran strategis BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan nasional dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Selanjutnya: Valas Asia Melemah, Dolar AS Masih Jadi Penentu Arah di 2026
Menarik Dibaca: 6 Warna Cat Rumah yang Buat Suasana Lebih Tenang dan Ruangan Cerah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













