Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun BCA atau Dapen BCA (DPBCA) membeberkan tantangan yang bisa memengaruhi pertumbuhan aset pada 2026. Direktur Utama Dana Pensiun BCA Budi Sutrisno mengatakan tantangan utamanya berasal dari volatilitas pasar global dan pergerakan suku bunga.
"Perubahan imbal hasil atau yield obligasi berdampak langsung pada valuasi portofolio, sedangkan pasar saham juga sensitif terhadap sentimen investor," katanya kepada Kontan, Jumat (6/2/2026).
Selain itu, Budi menyampaikan peningkatan pembayaran manfaat seiring bertambahnya peserta pensiun juga perlu dikelola dengan baik agar tidak menekan likuiditas. Oleh karena itu, dia menyebut pendekatan yang hati-hati dan disiplin tetap menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan aset secara berkelanjutan.
Untuk 2026, Budi mengatakan Dapen BCA memiliki fokus utama menjaga keseimbangan antara imbal hasil dan risiko. Dengan demikian, dia bilang strategi yang dilakukan untuk mendorong pertumbuhan aset adalah menyesuaikan alokasi aset secara berkala sesuai kondisi pasar dan mengoptimalkan instrumen pendapatan tetap yang menarik.
Baca Juga: BSI Optimistis Raih Pertumbuhan Double Digit, Simak Strateginya di Tahun 2026
"Ditambah, tetap selektif pada penempatan di instrumen saham," ujarnya.
Selain itu, Budi menerangkan pengelolaan risiko dan likuiditas juga menjadi perhatian utama Dapen BCA agar kewajiban pembayaran manfaat tetap aman, tanpa harus mengambil risiko berlebihan.
Per akhir 2025, Budi mengatakan aset Dapen BCA tercatat sebesar Rp 6,11 triliun. Nilainya tumbuh sebesar 3,61% secara Year on Year (YoY).
Dia menerangkan pertumbuhan tersebut, terutama dipengaruhi hasil investasi selama tahun berjalan, serta kondisi pasar obligasi dan saham. Ditambah, arus kas iuran dan pembayaran manfaat, yang mana saat ini pembayaran manfaat sangat besar, sehingga melebihi dari iuran yang diterima atau defisit.
"Namun, defisit tersebut masih dapat ditutup dari laba usaha kami," ucap Budi.
Selanjutnya: HKI: Tumpang Tindih Aturan & Perizinan Berlapis Hambat Investasi di Kawasan Industri
Menarik Dibaca: Semifinal BATC 2026 : Berikut Skuad Tim Putra Indonesia Melawan Jepang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)