kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

BTN pisahkan unit syariahnya dua tahun lagi


Jumat, 13 Agustus 2010 / 20:06 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Potensi pasar perbankan syariah yang masih besar sudah menarik minat pelaku industri perbankan untuk hijrah menggarapnya. Bank-bank umum biasanya memulai dengan membentuk unit usaha syariah terlebih dulu sebelum mendirikan bank umum syariah sendiri. Ini pula yang dilakukan oleh Bank BTN.

Saat ini, BTN sudah memiliki UUS Syariah. Namun, dalam dua tahun ke depan, bank yang banyak berekspansi kredit perumahan ini berniat untuk menyapih UUS-nya menjadi bank umum syariah.

Direktur Housing and Comercial Banking Bank BTN Purwadi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan persiapan untuk merealisasikan rencana spin off tersebut. "Target kami 2 tahun sudah bisa jalan (pemisahan). Sekarang masih persiapan untuk infrastruktur teknologinya terlebih dahulu," katanya pekan ini.

Aset unit usaha syariah BTN saat ini baru sebesar Rp 2,6 triliun. Dus, menurut Purwadi, masih belum pantas untuk disapih dari induknya. "Baru spin off kalau aset sudah Rp 5 triliun." Ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×