kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS944.000 2,83%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

BTN Syariah akan ikut andil pada akuisisi Bank Muamalat?


Rabu, 14 Maret 2018 / 09:13 WIB
BTN Syariah akan ikut andil pada akuisisi Bank Muamalat?
ILUSTRASI. Teller Menghitung Uang di Bank Muamalat

Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar terbaru berembus dari skema akuisisi Bank Muamalat. Ada potensi unit usaha syariah BTN dilibatkan dalam proses ini.

Dalam rapat dengar pendapat antara Dewan Perwakilan Daerah (DPD), direksi Bank Muamalat dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) kemarin (13/3) menghasilkan usulan agar bank pemerintah ikut andil dalam akuisisi Bank Muamalat.


Usulan ini disampaikan oleh Sugiharto, Wakil Ketua Umum ICMI. Sugiharto menyarankan agar bank pemerintah seperti unit usaha syariah BTN bisa menjadi mitra strategis Bank Muamalat.

Apalagi kebutuhan modal Bank Muamalat saat ini cukup besar mencapai Rp 4,5 triliun. Investor yang bisa menyuntikkan dana segar tersebut akan menjadi pemegang saham 51% Bank Muamalat.

Tentu saja, pemodal ini harus melakukan lobi dengan pemegang saham yang lama terutama Islamic Development Bank, Bank Boubyan dan Atwil Hldings Limited yang masing-masing menggenggam 33%, 22% dan 18% saham di Bank Muamalat.

Menanggapi kemungkinan unit usaha syariah BTN masuk sebagai pemegang saham Bank Muamalat, direksi Bank BTN belum mau membahasnya lebih lanjut.

"Belum ada yang bisa disampaikan," kata Iman Nugroho Soeko, Direktur Keuangan dan Treasury BTN kepada kontan.co.id, Rabu (14/3). 

Mahelan Prabantarikso, Direktur BTN bilang rencana UUS BTN masuk ke Muamalat belum masuk dalam rencana bisnis BTN.




TERBARU

Close [X]
×