kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bunga deposito turun karena likuiditas melimpah


Kamis, 04 Januari 2018 / 12:02 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bankir mengatakan bahwa penurunan bunga deposito beberapa bulan terakhir disebabkan karena melimpahnya likuiditas. Selain itu hal ini juga disebabkan karena pertumbuhan kredit yang melambat.

Panji Irawan, Direktur BNI bilang bunga deposito yang turun karena terdistribusinya anggaran belanja pemerintah ke sektor rill.

"Kami menyikapi ini dengan selektif menerima dana nasabah dan lebih terbuka kepada produk dana murah seperti BNI Taplus dan Giro," kata Panji kepada Kontan.co.id, Kamis (4/1).

Iman Nugroho Soeko, Direktur BTN bilang bunga deposito tahun ini akan sangat ditentukan oleh likuiditas.

"Kalau pertumbuhan kredit masih seperti tahun lalu implikasinya likuiditas perbankan masih akan longgar sehingga bunga deposito bergerak sesuai 7DRR rate," kata Iman kepada Kontan.co.id, Kamis (4/1).

Menurut Panji, tren penurunan bunga deposito akan berlanjut pada tahun ini. Hal ini bagus karena NIM perbankan akan sedikit naik.

Meskipun NIM dalam jangka panjang akan berangsur turun dipengaruhi oleh turunnya bunga kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×