kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bunga pinjaman China Development Bank Dipatok 2,8%


Selasa, 15 September 2015 / 11:59 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pinjaman untuk sejumlah bank pelat merah dari China Development Bank (CDB) rencananya akan diteken hari ini (15/9). Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, nantinya masing-masing BUMN yaitu Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI akan menerima pinjaman senilai US$ 1 miliar.

Budi menjelaskan, hari ini Bank Mandiri akan meneken penjaman tersebut di Beijing. Nantinya, 30% dari dana pinjaman tersebut akan diterima dalam mata uang renminbi. Selain itu, total pinjaman sebesar US$ 3 miliar kepada bank BUMN tersebut akan mempunyai tenor 10 tahun. “Bunga Libornya 2,8%,” ujar Budi di Jakarta, kemarin (15/9).

Bank Mandiri akan menggunakan dana tersebut untuk kredit proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, Pelindo, kereta api, dan bandara udara. Pinjaman ini selaras dengan program pemerintah yang akan menggenjot sektor infrastruktur.

Adapun perusahaan yang diprioritaskan mendapatkan kucuran kredit dari pinjaman tersebut antara lain Adhi Karya, Wijaya Karya dan PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×