kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.927   18,00   0,10%
  • IDX 5.943   17,05   0,29%
  • KOMPAS100 770   4,91   0,64%
  • LQ45 595   5,40   0,92%
  • ISSI 205   -0,19   -0,09%
  • IDX30 331   2,96   0,90%
  • IDXHIDIV20 424   2,54   0,60%
  • IDX80 88   0,63   0,72%
  • IDXV30 116   0,69   0,59%
  • IDXQ30 108   0,68   0,63%

Bunga pinjaman China Development Bank Dipatok 2,8%


Selasa, 15 September 2015 / 11:59 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pinjaman untuk sejumlah bank pelat merah dari China Development Bank (CDB) rencananya akan diteken hari ini (15/9). Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, nantinya masing-masing BUMN yaitu Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI akan menerima pinjaman senilai US$ 1 miliar.

Budi menjelaskan, hari ini Bank Mandiri akan meneken penjaman tersebut di Beijing. Nantinya, 30% dari dana pinjaman tersebut akan diterima dalam mata uang renminbi. Selain itu, total pinjaman sebesar US$ 3 miliar kepada bank BUMN tersebut akan mempunyai tenor 10 tahun. “Bunga Libornya 2,8%,” ujar Budi di Jakarta, kemarin (15/9).

Bank Mandiri akan menggunakan dana tersebut untuk kredit proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, Pelindo, kereta api, dan bandara udara. Pinjaman ini selaras dengan program pemerintah yang akan menggenjot sektor infrastruktur.

Adapun perusahaan yang diprioritaskan mendapatkan kucuran kredit dari pinjaman tersebut antara lain Adhi Karya, Wijaya Karya dan PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×