kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

BWS Perkuat Transformasi Bisnis dengan Fokus Genjot Dana Murah dan Kredit Berkualitas


Rabu, 27 Mei 2026 / 16:48 WIB
BWS Perkuat Transformasi Bisnis dengan Fokus Genjot Dana Murah dan Kredit Berkualitas
ILUSTRASI. Jajaran Direksi Bank Woori Saudara (KONTAN/Selvi Mayasari)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) menegaskan fokus transformasi bisnis perseroan setelah melakukan penguatan susunan manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Direktur BWS, Moon Sungwon mengatakan, perubahan manajemen diharapkan mampu memperkuat eksekusi strategi perseroan agar bisnis lebih terarah, prudent, dan berkelanjutan di tengah tantangan industri perbankan.

“Perubahan manajemen ini diharapkan dapat memperkuat eksekusi strategi perseroan, khususnya dalam mendorong perbaikan kinerja setelah tahun 2025 yang penuh tantangan,” ujar Moon Sungwon saat public expose RUPST BWS di Jakarta, Selasa (27/5/2026).

Ke depan, BWS akan memfokuskan strategi bisnis pada empat prioritas utama. Pertama, memperkuat bisnis inti melalui pertumbuhan kredit yang selektif dan berkualitas.

Baca Juga: Kolaborasi Panjang BWS dalam Ekosistem Transaksi Perbankan

Menurut Moon, perseroan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan fokus pada segmen yang memiliki prospek baik dan kualitas debitur yang solid.

Kedua, memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah atau current account saving account (CASA). Hingga Maret 2026, giro BWS tercatat sebesar Rp 3,61 triliun dan tabungan mencapai Rp 4,16 triliun.

“Penguatan CASA menjadi salah satu agenda paling penting untuk mendukung efisiensi biaya dana dan likuiditas yang lebih sehat,” katanya.

Ketiga, menjaga kualitas aset dan memperkuat manajemen risiko. Perseroan akan terus meningkatkan monitoring kredit, memperkuat proses analisa kredit, serta mengoptimalkan penyelesaian kredit bermasalah.

Moon menilai langkah tersebut penting agar pertumbuhan bisnis ke depan tetap sehat tanpa mengorbankan kualitas portofolio kredit perseroan.

“BWS akan terus meningkatkan monitoring kredit, memperkuat proses analisa kredit dan mengoptimalkan penyelesaian kredit bermasalah,” ujarnya.

Baca Juga: Berbagai Modus Penipuan Online Incar Nasabah Bank, BWS Imbau Masyarakat Waspada

Prioritas keempat adalah mempercepat pengembangan layanan digital banking. Perseroan menilai digitalisasi dapat meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses nasabah, memperkuat akuisisi dana murah, hingga membuka peluang peningkatan fee based income.

“Digitalisasi akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses nasabah, memperkuat akuisisi dana murah, serta membuka peluang peningkatan fee based income,” tutur Moon.

Seperti diketahui, BWS merombak susunan dewan komisaris dan direksi perseroan. Perubahan manajemen tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Selasa (26/5/2026).

Dalam susunan baru tersebut, Arief Budiman tetap menjabat sebagai Presiden Komisaris. Posisi Komisaris Independen kini diisi oleh Ahmad Fajarprana, Tippy Joesoef, dan Yudi Permana, sedangkan Kim Ki Joo menjabat Komisaris.

Adapun jajaran direksi terdiri dari Han Chang Sik sebagai Presiden Direktur, serta Kim Wook Bae, Moon Sungwon, Ricko Irwanto, Dandy Indrawardhana Pandi, Felix Aristo Ardian, dan Adityo Kristianto sebagai direktur.

Baca Juga: Hadapi Ketidakpastian Global, BWS Perkuat Penyaluran Kredit dan Dana Murah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×