kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cegah kejadian skimming terulang, berikut antisipasi BRI


Jumat, 16 Maret 2018 / 07:19 WIB
ILUSTRASI. Nasab Sedang Menarik Uang di ATM


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah menyiapkan strategi agar kejadian kejahatan skimming di Kediri tidak terulang kembali.

Indra Utoyo, Direktur Perbankan Digital dan Teknologi Informasi BRI mengakui memang kejahatan perbankan berinovasi terus-menerus. "Ketika kami meningkatkan teknologi, penjahat berusaha mengeluarkan inovasi lebih baru," kata Indra dalam konferensi pers, Kamis malam (15/3).

Untuk itu BRI telah memasang teknologi antifraud yang bisa mendeteksi jika terjadi sesuatu dengan bank atau nasabah. Selain itu, BRI juga mempunyai fitur di mobile banking yang bisa menonaktifkan kartu untuk transaksi.

Donsuwan Simatupang, Direktur Manajamen Risiko BRI bilang kejahatan skimming masuk dalam bagian risiko cyber yang harus ditangani. "Hari ini bank melakukan identifikasi modus skimming, besoknya muncul modus baru," kata Donsuwan.

Oleh karena itu bank berusaha terus melakukan peningkatan keamanan setiap waktu. Bank juga juga aktif memberikan edukasi ke nasabah baik melalui sms maupun media sosial milik BRI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×