CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Cegah skimming, BNI targetkan migrasi kartu debit chip bisa rampung 100% tahun ini


Jumat, 22 Maret 2019 / 16:44 WIB


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (BNI) mengejar target migrasi kartu debit ber-chip mencapai 100% tahun ini. Upaya ini dilakukan untuk mencegah tindak kejahatan melalui modus skimming.

BNI ingin menunjukkan keseriusan menanggulangi celah keamanan dan risiko yang perlu diwaspadai nasabah. 

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan, BNI ingin menanggulangi celah keamanan dan risiko yang perlu diwaspadai nasabah. “Tahun ini BNI akan mengejar target 80%-100% migrasi kartu debit ke chip,” jelasnya saat dihubungi Kontan.co.id Jumat (22/3).

Vice President Product Management Division BNI J. Donny Bima Herjuno menambahkan, BNI berupaya melampaui target National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS) yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) yakni minimal 50% tahun ini.

“Kami berupaya bisa mencapai minimal 80% migrasi kartu debit chip. Per Februari BNI telah melayani perpindahan kartu debit chip sebanyak 3,8 juta kartu,” ujarnya.

Donny optimistis mengejar target tersebut dengan terus berupaya meningkatkan intensitas edukasi ke nasabah. Edukasi ini disampaikan melalui frontliners cabang-cabang serta mengoptimalkan komunikasi ke nasabah melalui ATM, SMS blast, media sosial dan yang lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×