kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.676   -60,00   -0,34%
  • IDX 6.319   -52,18   -0,82%
  • KOMPAS100 832   -10,94   -1,30%
  • LQ45 631   -4,14   -0,65%
  • ISSI 225   -2,77   -1,22%
  • IDX30 360   -1,39   -0,38%
  • IDXHIDIV20 449   1,48   0,33%
  • IDX80 96   -1,08   -1,12%
  • IDXV30 124   -0,84   -0,68%
  • IDXQ30 118   0,53   0,46%

Cigna dorong produktivitas penyandang disabilitas di tengah pandemi


Jumat, 03 Desember 2021 / 16:25 WIB
ILUSTRASI. Cigna dorong produktivitas penyandang disabilitas.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Bertrand mengaku begitu tersentuh melihat para kaum disabilitas tetap produktif saat masa pandemi. 

Bertrand juga menyambut baik langkah Cigna Indonesia yang memberikan tangan palsu. “Tangan palsu ini sangat membantu teman-teman disabilitas untuk bekerja dan semakin produktif,” kata dia. 

Akhiz mengatakan, mulai bergeraknya aktivitas usaha di semua segmen masyarakat merupakan kabar positif bagi pelaku bisnis. Hal itu menandakan ekonomi sudah mulai bergerak ke arah lebih baik. Pihaknya juga yakin, tahun depan Cigna Indonesia akan bisa lebih berkembang dari tahun 2021 ini. 

“Tahun ini pencapaian kami sudah lebih baik dari tahun 2020, walaupun belum bisa kembali ke kondisi 2019 ketika belum ada Covid-19. Tetapi, tahun 2022, kami optimistis lebih baik dari 2021, kesempatan kita semakin besar,” tutur Akhiz.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, industri asuransi mencatat angka pertumbuhan positif dengan aset Rp 949,44 triliun atau sebesar 8,11 persen (yoy) hingga Juli 2021. Pertumbuhan industri asuransi itu seiring pertumbuhan sektor jasa keuangan yang tetap stabil. Premi industri asuransi pada Juli juga meningkat Rp 9,86 triliun atau tumbuh 6,33% (yoy), terdiri dari jumlah premi asuransi jiwa mencapai Rp 107,61 triliun serta premi asuransi umum dan reasuransi Rp 58,06 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×