kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cigna masih andalkan produk tradisional


Kamis, 13 Juli 2017 / 16:33 WIB
Cigna masih andalkan produk tradisional


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Unit link masih mendominasi bisnis asuransi jiwa secara nasional. Namun tak begitu halnya bagi PT Asuransi Cigna.

Herlin Sutanto, Direktur Cigna menyebut segmen produk tradisional justru masih jadi andalan perusahaannya dalam berbisnis. Tak tanggung-tanggung, sekitar 90% dari portofolio premi yang dikantongi perusahaannya berasal dari segmen produk tersebut.

Bukan tanpa alasan Cigna punya strategi yang berbeda dari tren pasar. Soalnya menurut Herlin, pasar produk tradisional sebenarnya masih sangat besar. "Masih banyak segmen masyarakat yang membutuhkan produk proteksi," kata dia, Kamis (13/7).

Bahkan menurut Herlin, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun banyak mendorong pelaku usaha asuransi jiwa untuk lebih banyak lagi memenetrasi pasar lewat produk-produk proteksi. Pasalnya kesenjangan proteksi di masyarakat pun masih besar.

Ke depan pun, ia melanjutkan, Cigna masih akan berfokus ke pengembangan produk-produk tradisioanl. Beberapa produk anyar yang disiapkan perseroan mayoritas merupakan produk proteksi, termasuk asuransi kesehatan.

"Kami secara bertahap menambah jenis manfaat dari produk yang kami kembangkan," ungkap dia. Meski begitu, toh Cigna juga diakuinya masih punya produk unit link yang dipasarkan. Walaupun memang kontribusinya masih mini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×