kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.919   17,00   0,10%
  • IDX 7.172   -129,95   -1,78%
  • KOMPAS100 991   -22,56   -2,23%
  • LQ45 732   -14,26   -1,91%
  • ISSI 252   -6,08   -2,36%
  • IDX30 399   -7,82   -1,92%
  • IDXHIDIV20 498   -11,73   -2,30%
  • IDX80 112   -2,28   -2,00%
  • IDXV30 136   -1,99   -1,44%
  • IDXQ30 130   -2,79   -2,10%

Ciputra Life Beberkan Tantangan yang Bisa Pengaruhi Pertumbuhan Premi pada 2026


Selasa, 03 Maret 2026 / 08:06 WIB
Ciputra Life Beberkan Tantangan yang Bisa Pengaruhi Pertumbuhan Premi pada 2026
ILUSTRASI. Jajaran direksi PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi pertumbuhan premi pada 2026.

Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto mengatakan tantangannya, yakni masih adanya ketidakpastian ekonomi, tingkat inflasi biaya layanan kesehatan, serta perlambatan daya beli.

Listianawati mengungkapkan beberapa faktor itu dapat menjadi penghambat pertumbuhan premi perusahaan pada 2026, terkhusus asuransi jiwa kredit yang sejauh ini menjadi penopang kinerja Ciputra Life.

Baca Juga: Hasil Investasi Ciputra Life Melonjak 69% pada 2025, Capai Rp 66,24 Miliar

Dia bilang terdapat potensi orang memilih untuk berhemat dan menunda cicilan besar, seperti membeli rumah atau mobil. 

"Alhasil, berpengaruh pada produk asuransi kami asuransi jiwa kredit dan sejalan dengan pengajuan pinjaman tersebut. Otomatis penurunan jumlah orang yang mengambil kredit berdampak langsung pada turunnya penjualan premi asuransi kami," ucapnya kepada Kontan, Minggu (1/3/2026).

Lebih lanjut, Listianawati menyampaikan perusahaan akan tetap berfokus pada pertumbuhan premi yang sehat dan berkualitas dengan menerapkan beberapa strategi. Dia bilang strateginya berupa penguatan kanal distribusi dan pengembangan produk.

"Ditambah, melakukan tata kelola dan penerapan manajemen risiko yang komprehensif," kata Listianawati. 

Baca Juga: Ciputra Life Waspadai Volatilitas IHSG, Fokus pada Keseimbangan Portofolio Investasi

Listianawati berharap pendapatan premi perusahaan dapat bertumbuh pada 2026 lewat berbagai upaya yang dilakukan. Diharapkan insentif yang digelontorkan pemerintah tahun ini juga turut mendorong kinerja perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Ciputra Life mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 507,20 miliar per akhir 2025. Adapun klaim yang dibayarkan mencapai Rp 145,13 miliar per akhir 2025. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×