Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memperluas layanan wealth management dengan menghadirkan produk reksadana berbasis dolar Amerika Serikat (USD) yang dapat diakses melalui aplikasi BRImo maupun jaringan kantor BRI.
Melalui kerja sama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, BRI menawarkan tiga produk reksadana USD, yakni Batavia China Sharia Equity USD, Batavia Technology Sharia Equity USD, dan Batavia USD Bond Fund.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bank memperkaya pilihan investasi bagi nasabah di tengah perkembangan pasar global.
Baca Juga: NPL Kredit Konsumer Naik di Tengah Tekanan BBM dan Inflasi, Bank Perketat Penyaluran
"Melalui kerja sama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, BRI menghadirkan pilihan investasi global yang semakin beragam bagi nasabah. Kehadiran produk reksa dana USD ini sekaligus memperluas alternatif investasi yang dapat diakses melalui BRImo," ujar Aris dalam keterangan resmi, Senin (15/6/2026).
Aris menjelaskan, integrasi layanan investasi ke dalam BRImo memungkinkan nasabah mengelola kebutuhan transaksi perbankan sekaligus investasi dalam satu platform. Ke depan, BRI bakal terus memperkuat layanan wealth management dengan menambah pilihan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan nasabah.
Batavia China Sharia Equity USD sendiri berinvestasi pada saham perusahaan-perusahaan di China, termasuk Hong Kong dan Taiwan. Produk ini mengincar tema pertumbuhan jangka panjang seperti akal imitasi alias artificial intelligence (AI), robot humanoid, pemulihan konsumsi, hingga rantai pasok kendaraan listrik.
Sementara Batavia Technology Sharia Equity USD memberikan eksposur pada perusahaan sektor teknologi dan komunikasi global yang dinilai menjadi pendorong utama ekonomi digital.
Baca Juga: Perkuat Jaminan Proyek dan Perlindungan UMKM, Askrindo Gandeng Pemkab Soppeng
Adapun Batavia USD Bond Fund berfokus pada investasi obligasi pemerintah berbasis USD dengan strategi durasi jangka pendek untuk menjaga volatilitas portofolio tetap terukur.
Aris bilang pihaknya melihat kehadiran produk reksadana USD tersebut dapat memberikan alternatif bagi nasabah yang ingin memperoleh eksposur terhadap berbagai tema investasi global melalui ekosistem digital yang terintegrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













