kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.176   17,00   0,09%
  • IDX 5.083   26,24   0,52%
  • KOMPAS100 656   4,41   0,68%
  • LQ45 517   1,77   0,34%
  • ISSI 170   0,26   0,15%
  • IDX30 291   0,97   0,33%
  • IDXHIDIV20 391   -0,54   -0,14%
  • IDX80 76   0,43   0,57%
  • IDXV30 109   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 97   -0,49   -0,50%

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Investasi 47,30% hingga Mei 2026


Senin, 15 Juni 2026 / 17:31 WIB
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Investasi 47,30% hingga Mei 2026
ILUSTRASI. BRI Finance (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan investasi industri mengalami kontraksi 2,05% per April 2026.

Berkaca dari kondisi tersebut, Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan kalau pelaku usaha saat ini cenderung memprioritaskan penguatan operasional dan menjaga keberlangsungan bisnis dibandingkan melakukan ekspansi secara agresif.

"Fokus pelaku usaha saat ini cenderung diarahkan pada penguatan operasional dan menjaga keberlangsungan bisnis, sehingga kebutuhan pembiayaan modal kerja relatif masih terjaga," ujarnya kepada Kontan, Senin (15/6/26).

Baca Juga: BSI Siapkan Cabang di Jeddah, Garap Ekosistem Haji dan Umrah Global

Namun, Aditia menilai kondisi tersebut bersifat dinamis dan akan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi serta tingkat keyakinan pelaku usaha ke depan.

Berbeda dengan tren industri yang mengalami kontraksi, kinerja pembiayaan investasi BRI Finance justru masih menunjukkan pertumbuhan positif. Hal ini mengindikasikan bahwa permintaan pembiayaan produktif untuk mendukung pengembangan usaha masih cukup baik di perusahaan tersebut.

Hingga Mei 2026, penyaluran pembiayaan investasi BRI Finance tercatat tumbuh 47,30% secara tahunan atau year on year (YoY).

Menurut Aditia, pertumbuhan tersebut menunjukkan masih adanya kebutuhan pembiayaan produktif dari pelaku usaha, meskipun mereka tetap selektif dalam mengambil keputusan investasi.

Untuk sisa tahun ini, BRI Finance memperkirakan permintaan pembiayaan produktif masih akan bertumbuh. Namun, perusahaan juga melihat pelaku usaha kemungkinan tetap berhati-hati dalam melakukan ekspansi bisnis.

Oleh sebab itu, BRI Finance akan terus mengedepankan pertumbuhan yang berkualitas melalui penerapan prinsip kehati-hatian, memperkuat sinergi dengan ekosistem BRI Group, serta fokus pada sektor-sektor yang memiliki prospek baik dan daya tahan yang kuat.

Selain itu, perusahaan akan mengoptimalkan penyaluran pembiayaan produktif dengan menyesuaikan profil risiko, menjaga kualitas aset, dan memastikan struktur pendanaan tetap sehat guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga: Perkuat Jaminan Proyek dan Perlindungan UMKM, Askrindo Gandeng Pemkab Soppeng

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×