kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.344   0,00   0,00%
  • IDX 7.103   2,03   0,03%
  • KOMPAS100 958   -0,08   -0,01%
  • LQ45 684   -0,50   -0,07%
  • ISSI 256   0,42   0,16%
  • IDX30 379   -0,16   -0,04%
  • IDXHIDIV20 465   -0,82   -0,18%
  • IDX80 107   -0,03   -0,03%
  • IDXV30 136   0,00   0,00%
  • IDXQ30 121   -0,11   -0,09%

Citi Indonesia Catat Laba Tumbuh Positif di Tengah Pelemahan Kredit pada 2025


Kamis, 30 April 2026 / 08:08 WIB
Citi Indonesia Catat Laba Tumbuh Positif di Tengah Pelemahan Kredit pada 2025
ILUSTRASI. Hingga Desember 2025, Citi berhasil mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 2,84 triliun, tumbuh 9,61%. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Meski kinerja kredit tak apik, CitiBank Indonesia (Citi) berhasil menjaga laba tetap tumbuh positif hingga akhir tahun 2025. 

Hingga Desember 2025, Citi berhasil mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 2,84 triliun, tumbuh 9,61% secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Merujuk laporan keuangannya, capaian tersebut salah satunya didorong oleh penurunan beban bunga bank hingga 22,92% yoy menjadi Rp 1,12 triliun. Dus, meski pendapatan bunga bank sejatinya terkoreksi tipis 0,93% yoy menjadi Rp 5,3 triliun, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) bank berhasil tumbuh 7,27% yoy menjadi Rp 4,18 triliun. 

Baca Juga: Bank Mandiri Akan Tebar Dividen Rp 44,47 Triliun dari Laba Tahun Buku 2025

Dari sisi operasional, kinerja bank sebenarnya diberatkan oleh lonjakan beban impairment menjadi Rp 75,39 miliar dari Rp 2,79 miliar pada akhir 2024. Pendapatan komisi bank juga turun 9,81% yoy menjadi Rp 457,11 miliar dalam periode ini. 

Hanya saja, itu dikompensasi oleh lonjakan pada pos keuntungan penjualan aset keuangan, yang naik hingga 794,66% yoy menjadi Rp 767,15 miliar, serta keuntungan transaksi spot dan derivatif/forward yang naik 33,25% yoy menjadi Rp 3,54 triliun. 

Alhasil, secara keseluruhan beban operasional bank berhasil ditekan turun 4,91% yoy menjadi Rp 509,77 miliar, sehingga laba operasionalnya pun naik 9,2% yoy menjadi Rp 3,67 triliun. 

Baca Juga: BSN Resmikan Relokasi Kantor Cabang Baru di Serpong, Perkuat Ekspansi Pembiayaan

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit bank sejatinya lebih terbatas sepanjang tahun lalu, dengan catatan koreksi 1,68% yoy menjadi Rp 26,92 triliun. Kendati begitu, dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) bank masih berhasil tumbuh 7,71% yoy menjadi Rp 61,69 triliun, memberikan likuiditas yang longgar bagi bank. 

Untuk diketahui, pertumbuhan DPK Citi utamanya masih ditopang oleh  giro bank yang tumbuh 8,42% yoy menjadi Rp 47,79 triliun dan deposito yang tumbuh 5,95% yoy menjadi Rp 12,41 triliun. Sementara tabungan hanya tumbuh tipis 0,34% yoy menjadi Rp 1,5 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×