kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.814   -14,00   -0,08%
  • IDX 8.126   94,30   1,17%
  • KOMPAS100 1.147   15,23   1,35%
  • LQ45 829   7,62   0,93%
  • ISSI 289   5,03   1,77%
  • IDX30 431   3,87   0,91%
  • IDXHIDIV20 517   3,88   0,76%
  • IDX80 128   1,54   1,21%
  • IDXV30 141   1,31   0,94%
  • IDXQ30 140   1,07   0,77%

Dana kelolaan DPLK diprediksi tumbuh 20% - 22%


Rabu, 14 Januari 2015 / 17:41 WIB
Dana kelolaan DPLK diprediksi tumbuh 20% - 22%
ILUSTRASI. 5 Tips Hidup Sehat Bebas Stres.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Dana kelolaan industri dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) diprediksi bertumbuh 20% - 22% di sepanjang tahun lalu. Proyeksi pertumbuhan yang positif itu dilatarbelakangi dengan kehadiran pemain baru yang dana kelolaannya langsung melesat dan berkontribusi bagi peningkatan kelolaan industri.

Pemain baru yang dimaksud, Ricky Samsico, Kepala Humas Asosiasi DPLK mengatakan, memiliki captive market yang sangat besar. Maklumlah, pemain baru tersebut berada di belakang nama bank pelat merah besar di Tanah Air.

Selain itu, pertumbuhan dana kelolaan didorong juga dengan kehadiran program baru industri, yakni Program Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP). Program yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini sangat diminati peserta korporasi.

“Akibatnya, dana keloaan bertumbuh dan jumlah pesertanya pun ikut terkerek naik. Perkiraan kami, dari sisi dana kelolaan, pertumbuhannya berkisar 20% - 22% di sepanjang tahun lalu,” terang dia kepada KONTAN, Rabu (14/1).

Kondisi itu diperkirakan masih akan berlanjut di tahun depan. Ditambah, industri DPLK harus legowo menjalani kompetisi dengan program pensiun wajib yang bakal dilaksanakan BPJK Ketenagakerjaan mulai 1 Juli 2015, termasuk kondisi pemulihan ekonomi global yang melambat.

Sekadar informasi, sampai Agustus 2014, dana kelolaan industri DPLK mencapai Rp 31 triliun. Dana kelolaan ini bertumbuh hanya 6,9% jika dibandingkan akhir tahun 2013 yang sebesar Rp 29 triliun. Namun demikian, pelaku industri optimis, PPUKP akan mendongkrak dana kelolaan akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×