kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS1.004.000 1,31%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Dana nasabah tajir di Commonwealth Bank meningkat, dikontribusi produk reksadana


Minggu, 12 Desember 2021 / 08:00 WIB
Dana nasabah tajir di Commonwealth Bank meningkat, dikontribusi produk reksadana

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana nasabah tajir Commonwealth Bank terus melonjak tahun ini. Alhasil, bank komersil ini optimistis tren peningkatan simpanan ini akan berlanjut pada 2022. 

Chief of Retail & SME Business Commonwealth Bank Ivan Jaya mengatakan, saat ini dana kelolaan Bank Commonwealth untuk penempatan dana minimal sebesar Rp 5 miliar tumbuh sekitar 6%-8% secara year to date (ytd).   

"Pertumbuhan ini dikontribusikan oleh produk-produk investasi seperti reksadana saham dan produk tabungan seperti Bonus Saver," kata Ivan, Jumat (10/12). 

Ia juga mengungkapkan alasan nasabah kaya masih menumpuk uangnya di bank. Salah satunya karena kondisi pandemi yang membuat mereka belum mau berekspansi dan memilih menyimpan dananya pada produk tabungan atau investasi lain. 

Ditambah lagi, mereka juga semakin dimudahkan bertransaksi pada platform-platform investasi. Misalnya saja, Bank Commonwealth memiliki aplikasi wealth management CommBank SmartWealth, lebih memudahkan para nasabah tersebut untuk menempatkan dananya.

Baca Juga: Bank Commonwealth perkirakan investasi reksadana saham di wealth management akan naik

"Dengan positioning Bank Commonwealth sebagai salah satu penyedia jasa layanan wealth management yang terkemuka, produk-produk investasi kami seperti reksadana atau bonds merupakan instrumen investasi yang menarik," terangnya. 

Selain itu, fase pemulihan ekonomi juga memberikan kesempatan untuk instrumen seperti reksadana saham mengalami apresiasi nilai. Sementara produk simpanan yang paling diminati nasabah adalah produk tabungan Bonus Saver yang tumbuh antara 7%-10% ytd. 

Produk tabungan Bonus Saver adalah produk tabungan yang memberikan bunga kompetitif setara dengan deposito, yaitu 3,5% per tahun yang dinilai cocok untuk kebutuhan nasabah karena fiturnya yang fleksibel, bisa ditarik atau disetor kapan saja seperti melalui internet banking. 

Ivan optimistis pertumbuhan simpanan di atas Rp 5 miliar masih meningkat tahun depan, terutama dari produk-produk investasi seperti reksadana saham. Hal ini seiring dengan pulihnya perekonomian, penanganan pandemi yang efektif dan peningkatan jumlah vaksinasi. 

"Serta hadirnya emiten baru sektor teknologi yang membuat bursa domestik akan memberikan sentiment positif dan meningkatkan potensi bertambahnya bobot Indonesia dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang diharapkan akan diikuti oleh aliran dana asing," jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

×