kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.023   -34,00   -0,19%
  • IDX 5.205   208,02   4,16%
  • KOMPAS100 667   36,47   5,78%
  • LQ45 520   31,26   6,40%
  • ISSI 178   5,95   3,45%
  • IDX30 292   19,12   7,00%
  • IDXHIDIV20 383   26,10   7,31%
  • IDX80 77   4,37   6,04%
  • IDXV30 107   6,14   6,10%
  • IDXQ30 97   6,77   7,54%

Daya Beli Lesu, CNAF Pilih Optimalkan 31 Titik Jaringan Ketimbang Ekspansi Cabang


Selasa, 20 Oktober 2026 / 12:25 WIB
Daya Beli Lesu, CNAF Pilih Optimalkan 31 Titik Jaringan Ketimbang Ekspansi Cabang
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Belva Safina | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) memilih mengoptimalkan produktivitas jaringan cabang yang sudah ada ketimbang melakukan ekspansi jaringan di tengah kondisi daya beli masyarakat yang masih lesu. Saat ini jaringan operasional milik CIMB Niaga Auto Finance sudah tersebar di 31 titik di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, fokus perusahaan ada pada layanan dan produktivitas jaringan cabang demi menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan kualitas layanan kepada konsumen.

Menurutnya, tantangan utama dalam mengelola cabang adalah menjaga produktivitas di tengah permintaan pembiayaan yang dinamis dan persaingan yang semakin ketat.

Baca Juga: Porsi Pendanaan Gadai ValueMax Indonesia Didominasi 70% dari Modal Sendiri

Ristiawan mengatakan CNAF terus meningkatkan kapabilitas SDM, memperkuat pemanfaat teknologi digital, dan mendorong sinergi antara cabang, dealer, dan kanal pemasaran lainnya.

“Pengelolaan jaringan yang efektif bukan hanya ditentukan oleh jumlah cabang, melainkan juga oleh produktivitas dan kualitas layanan yang diberikan,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (20/10/2026).

Ke depan, Ristiawan mengungkapkan CNAF akan tetap mengoptimalkan cabang yang ada melalui peningkatan efektivitas operasional, produktivitas, kompetensi SDM, dan pemanfaatan teknologi digital “Langkah ini dibentuk agar setiap cabang memberi kontribusi bisnis yang optimal dengan tetap memperhatikan dinamika pasar dan kebutuhan bisnis,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×