kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.980   -33,00   -0,18%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Demi implementasikan PSAK 71, bank perketat penyaluran kredit


Senin, 09 Maret 2020 / 16:00 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor Bank Yudha Bhakti, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (26/01). Sejumlah bank cukup mengaku kewalahan mengimplementasikan pernyataan PSAK 71 yang waijb mencadangkan kerugian sejak awal. KONTAN/Baihaki/26/01/2017


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

“Selain itu, kami juga akan meningkatkan sistem deteksi dini terhadap kemungkinan pemburukan risiko kredit. Mengkaji ulang fasilitas kredit revolving seperti PRK, dan kartu kredit baik ke debitur baru maupun lama. Kami juga akan meningkatkan upaya penagihan,” jelasnya.

Rudy mencatat setidaknya perseroan telah menambah pencadangannya senilai Rp 876 miliar. Nilai tersebut setara 40% dari total pencadangan yang dibentuk untuk implementasi PSAK 71, dan telah diambil dari laba ditahan tahun lalu

Baca Juga: Genjot merchant pengguna QR code, BI gelar pekan QRIS

Sementara Corporate Secretary PT Bank Mandiri Taspen Bambang Teguh Pramusinto bilang telah memasukkan sejumlah faktor penghitung tambahan untuk menentukan kualitas kreditnya.

“Implementasi PSAK 71 berdampak cukup signifikan terhadap laporan laba/rugi perseroan. Perseroan membukukan dampak PSAK 71 akhir tahun lalu senilai Rp 24,31 miliar,” ungkap Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×