kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Harapan Citi Indonesia


Minggu, 23 Agustus 2026 / 11:53 WIB
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Harapan Citi Indonesia
ILUSTRASI. CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi dalam acara peluncuran buku Bankir, Growing with Purpose (KONTAN/Lydia Tesaloni)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank multinasional Citi Indonesia menyambut positif pencalonan tunggal Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Bank melihat keberlanjutan kebijakan moneter dan fiskal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung kebijakan pemerintah, termasuk terkait proses pencalonan Gubernur BI yang baru.

"Kalau harapan daripada Citi mengenai pencalonan Ibu Destry Damayanti sebagai calon gubernur baru, ya kita mendukung kebijakan pemerintah," ujar Batara dalam paparan kinerja Citi Indonesia, dikutip Minggu (23/8/2026).

Baca Juga: BI Fasilitasi Pembiayaan UMKM Capai Rp 285 Miliar Hingga Juli 2026

Sejumlah terobosan kebijakan BI yang telah diumumkan turut mendapat sambutan positif dari Citi. Salah satunya terkait stabilitas valuta asing (valas), termasuk perluasan skema concessionary swap untuk mendukung foreign direct investment (FDI) dan pinjaman luar negeri. "Terobosan itu kami sambut dengan baik," kata Batara.

Selain kebijakan di sektor valas, Batara juga menyoroti sejumlah kebijakan BI terkait sistem pembayaran melalui Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan QRIS.

Di sisi likuiditas, Citi juga melihat kebijakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) tetap penting untuk menjaga momentum pertumbuhan kredit perbankan. Terlebih, pertumbuhan kredit perbankan yang telah mencapai kisaran 13% perlu dijaga keberlanjutannya.

"Kita melihat bahwa dalam moneter maupun dengan bekerja sama dengan fiskal, harapan kami supaya ke depan ini makin lebih baik lagi, as the world is becoming challenging," ujar Batara.

Batara menambahkan, tantangan ke depan masih cukup dinamis, terutama dari perkembangan ekonomi global. Pergerakan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan Eropa serta dampaknya terhadap pasar negara berkembang atau emerging markets masih bakal menjadi perhatian.

Menurutnya, perkembangan tersebut juga akan menentukan ruang pelonggaran kebijakan moneter di negara-negara emerging markets ke depan. Maka dari itu, keberlanjutan kebijakan-kebijakan bank sentral menjadi penting. 

Sekadar informasi, Destry dikabarkan bakal menjalani uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test) di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai calon tunggal Gubernur BI dalam waktu dekat. Destry diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden yang diserahkan kepada DPR. 

Baca Juga: Bank Kasikorn (BMAS) Raih Pinjaman US$ 341 Juta dari KBank, Tarik US$ 55 Juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×