kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ekonom Stanchart perkirakan kredit bisa naik sampai 25%


Rabu, 12 Januari 2011 / 16:51 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Fauzi Ichsan, senior ekonom Standard Chartered Indonesia memperkirakan, kredit perbankan Indonesia bisa naik, sampai 20% - 25% pada tahun ini.

Menurut Fauzi, pertumbuhan kredit akan dipicu pembangunan infrastruktur. Menurutnya, infrastruktur akan lebih cepat tumbuh dari tahun lalu dan akan menggerakkan sektor riil. "Pertumbuahn infrastruktur bukan saja menyerap tenaga kerja tetapi juga dapat memberi pendapatan untuk para pekerjanya", kata Fauzi.

Dia menjelaskan, kontraktor proyek akan memiliki kebutuhan belanja modal atau capital expenditure (capex) yang dibiayai oleh kredit perbankan. Selain itu, pertumbuhan infrastruktur ini juga akan mengundang investasi swastas di sektor riil.

Dengan kondisi pasar yang kondusif, Fauzi melihat fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat denga nneraca perdagangan, neraca transaksi dan neraca modal yang surplus, serta cadangan devisa Bank Indonesia yang tinggi.

Fauzi menambahkan, walaupun nilai kredit turun Rp 18 triliun Januari ini, namun masih terbuka peluang untuk pertumbuhan. Pasalnya, kondisi ekonomi saat ini sedang baik dan mendorong kredit bank. "Apalagi kalau kita melihat kredit perbankan sebagai persentase produk domestik bruto (PDB) masih dibawah 30%, sedangkan China bisa di atas100%," kata Fauzi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×