kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Ekonomi global melambat, kredit ekspor-impor bank masih melaju


Kamis, 03 Oktober 2019 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Bank Negara Indonesia (BNI)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Hary Purnomo, Sekertaris Perusahaan BRI melihat prospek kredit ekspor impor ke depan akan tergantung pada kondisi ekonomi global. "Perang dagang AS-China dan melemahnya pertumbuhan negara tujuan ekspor Indonesia dinilai membuat pelaku usaha wait and see untuk berekspansi," katanya.  

Jika kondisi ekonomi global membaik dan perang dagang mereda, kredit ekspor impor akan semakin terdorong. Dalam melakukan pembiayaan di sektor ini, BRI konsen pada mitigasi resiko dengan memberikan kredit agar nasabah tidak terkena dampak penurunan nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Saham bank BUMN berguguran, ini penyebabnya

Caranya misalnya dengan kasih kredit valas ke debitur yang punya cash flow dalam valas juga. BRI Optimistis, pertumbuhan pembiayaan dengan orientasi ekspor terus tumbuh double digit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Untuk mendorong pertumbuhan kredit ekspor impor,  BRI akan mendorong nasabah UMKM perseroan untuk berorientasi ekspor. Caranya dengan melakukan tahapan pelatihan yang diberikan mulai dari Go Digital, Go Online, Go Modern, dan Go Global lewat BRIcunbator.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×