kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Ekonomi global melambat, kredit ekspor-impor bank masih melaju


Kamis, 03 Oktober 2019 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Bank Negara Indonesia (BNI)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Hary Purnomo, Sekertaris Perusahaan BRI melihat prospek kredit ekspor impor ke depan akan tergantung pada kondisi ekonomi global. "Perang dagang AS-China dan melemahnya pertumbuhan negara tujuan ekspor Indonesia dinilai membuat pelaku usaha wait and see untuk berekspansi," katanya.  

Jika kondisi ekonomi global membaik dan perang dagang mereda, kredit ekspor impor akan semakin terdorong. Dalam melakukan pembiayaan di sektor ini, BRI konsen pada mitigasi resiko dengan memberikan kredit agar nasabah tidak terkena dampak penurunan nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Saham bank BUMN berguguran, ini penyebabnya

Caranya misalnya dengan kasih kredit valas ke debitur yang punya cash flow dalam valas juga. BRI Optimistis, pertumbuhan pembiayaan dengan orientasi ekspor terus tumbuh double digit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Untuk mendorong pertumbuhan kredit ekspor impor,  BRI akan mendorong nasabah UMKM perseroan untuk berorientasi ekspor. Caranya dengan melakukan tahapan pelatihan yang diberikan mulai dari Go Digital, Go Online, Go Modern, dan Go Global lewat BRIcunbator.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×