kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.185   22,00   0,13%
  • IDX 7.549   -10,68   -0,14%
  • KOMPAS100 1.036   -3,36   -0,32%
  • LQ45 740   -4,07   -0,55%
  • ISSI 274   0,38   0,14%
  • IDX30 402   1,18   0,29%
  • IDXHIDIV20 490   2,74   0,56%
  • IDX80 116   -0,40   -0,34%
  • IDXV30 140   1,12   0,81%
  • IDXQ30 128   0,37   0,29%

Fitch Pertahankan Rating Bank Mandiri (BMRI) di BBB, Outlook Negatif


Rabu, 22 April 2026 / 07:41 WIB
Fitch Pertahankan Rating Bank Mandiri (BMRI) di BBB, Outlook Negatif
ILUSTRASI. Suasana pelayanan nasabah di KCU Mandiri, Bintaro, Tangsel (KONTAN/Carolus Agus Waluyo). Fitch Ratings tegaskan peringkat Bank Mandiri (BMRI) di BBB dengan outlook negatif. Kebijakan dividen tinggi jadi sorotan, bisa tekan permodalan.


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat global Fitch Ratings menegaskan peringkat kredit PT Bank Mandiri  Tbk (BMRI) di level investment grade.

Dalam laporannya, Selasa (20/4/2026), Fitch mempertahankan Long-Term Foreign Currency dan Local Currency Issuer Default Ratings (IDR) Bank Mandiri di level BBB dengan outlook negatif.

Prospek tersebut sejalan dengan outlook negatif peringkat utang pemerintah Indonesia. 

Fitch juga menegaskan Short-Term IDR Bank Mandiri di level F2, Government Support Rating (GSR) di bbb, serta Viability Rating (VR) di bbb-.

Baca Juga: Kredit Bank Mandiri (BMRI) Naik 17,4% Tembus Rp 1.530 Triliun di Kuartal I-2026

Sementara itu, Fitch Ratings Indonesia mempertahankan National Long-Term Rating di AAA(idn) dengan outlook stabil dan National Short-Term Rating di F1+(idn). 

Fitch menilai peringkat Bank Mandiri didorong oleh peluang tinggi adanya dukungan luar biasa dari pemerintah bila dibutuhkan. Hal ini mencerminkan posisi Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia serta kepemilikan mayoritas pemerintah.

Di sisi fundamental, Fitch menyebut profil kredit standalone Bank Mandiri tetap kuat, ditopang franchise domestik yang dominan, kualitas aset yang resilien, profitabilitas yang konsisten, serta kemampuan menghasilkan modal secara internal.

 

Fitch mencermati Bank Mandiri sebagai grup bank terbesar di Indonesia dengan pangsa kredit sekitar 22% dan pangsa simpanan 21% per akhir 2025.

Baca Juga: Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp 15,4 triliun, Naik 16,6% di Kuartal I-2026

Jaringan luas dan kedekatan dengan pemerintah disebut menopang hubungan jangka panjang dengan korporasi besar swasta maupun BUMN. 

Fitch juga mencatat kualitas aset Bank Mandiri tetap sehat. Rasio kredit bermasalah (NPL) stabil di level 1,1% pada akhir 2025, sama seperti tahun sebelumnya. Sementara rasio loan at risk turun menjadi 6,5% dari sebelumnya 6,8%.

Meski demikian, Fitch memperkirakan tekanan kualitas kredit dapat meningkat secara bertahap pada 2026 seiring tantangan ekonomi dan potensi tekanan kemampuan bayar debitur.

Hanya saja, standar underwriting yang kuat serta pencadangan memadai diperkirakan mampu menjaga risiko tetap terkendali.

Dari sisi profitabilitas, Bank Mandiri dinilai masih akan mencatat laba solid dalam jangka menengah, ditopang keunggulan kompetitif dan daya tawar harga.

Tekanan margin bunga bersih diperkirakan mulai mereda seiring mendekatinya akhir siklus penurunan suku bunga domestik.

Baca Juga: Dapat Outlook Negatif dari Moody’s, Ini Kata Bank Mandiri (BMRI)

Adapun dari sisi permodalan, rasio common equity tier 1 (CET1) turun tipis menjadi 19,3% pada akhir 2025 dari 19,6% pada tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi tingginya pembagian dividen di tengah pertumbuhan neraca yang moderat. 


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×