Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih mencapai Rp 15,4 triliun hingga kuartal I-2026. Angka tersebut naik 16,6% secara tahunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Salah satu penopangnya adalah pendapatan bunga yang tumbuh 11,1% year on year (yoy) menjadi Rp 21,2 triliun, dan total pendapatan tumbuh 9,15%.
"Dengan kinerja fundamental yang solid, perusahaan optimistis ke depan Bank Mandiri dapat menghadirkan kontribusi signifikan ke industri perbankan nasional," katanya saat paparan kinerja kuartal I-2026, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Hasil Investasi BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp 14,36 Triliun per Maret 2026
Dari sisi intermediasi, Bank Mandiri mencatat total kredit sebesar Rp 1.530 triliun, tumbuh 17,4% sepanjang kuartal I 2026. Hal ini membuat asetnya tumbuh 17,4% capai Rp 2.254 triliun.
Bank Mandiri juga membukukan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 21,1% menjadi sebesar Rp 1.675 triliun.
Adapun tingkat rasio kredit (non-performing loan/NPL) bank only tercatat pada level 0,98% hingga kuartal I 2026. Return on equity (ROE) berada di level 22,1%. Sementara untuk tingkat permodalan, Bank Mandiri juga mencatat pada level yang solid di 19,7%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













