kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.836   70,00   0,39%
  • IDX 6.424   -17,65   -0,27%
  • KOMPAS100 840   -1,89   -0,22%
  • LQ45 637   -2,76   -0,43%
  • ISSI 224   -0,82   -0,36%
  • IDX30 354   -1,74   -0,49%
  • IDXHIDIV20 442   -2,05   -0,46%
  • IDX80 96   -0,29   -0,30%
  • IDXV30 121   -0,11   -0,09%
  • IDXQ30 114   -0,72   -0,63%

FWD Life akan tambah lima kantor pemasaran tahun ini


Senin, 12 Februari 2018 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. FWD Life fokus perkuat platform digital


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT FWD Life Indonesia masih akan ekspansif di tahun ini. Perusahaan asuransi jiwa patungan bagian dari FWD Group tersebut berencana menambah lima kantor pemasaran baru.

Wakil Direktur Utama FWD Life Rudi Kamdani mengatakan, hal ini sebagai langkah perusahaan untuk melebarkan sayap pemasaran di samping juga mengembangkan kanal digital sebagai kosentrasi perusahaan di tahun ini dan di beberapa tahun ke depan.

Setidaknya, imbuh Rudi, akan ada lima jaringan pemasaran baru yang berlokasi di jawa dan luar pulau jawa. Saat ini, FWD Life telah memiliki sepuluh kantor pemasaran yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Denpasar, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Palembang dan Batam.

"Sesuai bisnis plan kami akan terus berusaha perluas jangkauan supaya lebih dekat dengan nasabah. Misal potensi di Indonesia Timur dan Sumatera juga bagus," kata Rudi, di Jakarta, Senin (12/2).

Namun yang terpenting menurut FWD Life ialah strategi perusahaan bukan masalah banyaknya jaringan pemasaran. Tapi, bagaimana support diberikan dengan bantuan adanya teknologi. Hingga tahun 2020 saja, FWD Life sudah siap mengucurkan investasi sebesar Rp 500 miliar untuk pengembangan bisnis digital.

Bentuk keseriusan FWD Life dalam menggagas kanal digital juga sebagai salah satu inovasi perusahaan yang tidak hanya mengandalkan distribusi offline. Selain potensi besar, penggunaan kanal digital juga mempermudah nasabah dalam hal membeli produk asuransi sehingga penetrasi ini akan meningkat dari posisi saat ini yang masih rendah di posisi 2,99%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×