kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.864   -26,00   -0,15%
  • IDX 6.302   -0,02   0,00%
  • KOMPAS100 824   0,42   0,05%
  • LQ45 628   0,93   0,15%
  • ISSI 217   0,46   0,21%
  • IDX30 351   0,49   0,14%
  • IDXHIDIV20 427   -0,12   -0,03%
  • IDX80 94   0,07   0,07%
  • IDXV30 118   0,16   0,13%
  • IDXQ30 112   0,10   0,09%

Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melonjak 25,5% per Kuartal III-2025


Rabu, 10 Desember 2025 / 21:32 WIB
Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melonjak 25,5% per Kuartal III-2025
ILUSTRASI. AAJI mencatat pertumbuhan hasil investasi industri asuransi jiwa sebesar 25,5% secara tahunan (YoY) hingga kuartal III-2025.. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pertumbuhan hasil investasi industri asuransi jiwa sebesar 25,5% secara tahunan (YoY) hingga kuartal III-2025.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon menyampaikan bahwa hasil investasi pada sembilan bulan pertama 2025 mencapai sebesar Rp 33,81 triliun. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, hasil investasi tercatat mencapai Rp 26,95 triliun.

Budi menjelaskan, kenaikan hasil investasi ini tidak terlepas dari pergerakan positif pasar modal. “Peningkatan ini di antaranya terkait dengan naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun berjalan,” kata Budi dalam konferensi pers AAJI, Senin (8/12/2025).

Baca Juga: AAJI: Peluang Asuransi Jiwa Menambah Porsi Investasi Saham Semakin Besar

AAJI juga mencatat komposisi penempatan investasi industri hingga September 2025 masih didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) dengan nilai mencapai Rp 236,88 triliun atau 41,5% dari total investasi, dengan pertumbuhan 15,2% dibanding tahun sebelumnya.

Instrumen saham mengalami penurunan sebesar 14% dengan kontribusi terhadap total investasi sebesar 21,8% atau setara dengan Rp 124,57 triliun. Kemudian reksa dana mengalami penurunan sebesar 2,4% dengan kontribusi terhadap total investasi sebesar 12,4% atau setara dengan Rp 70,60 triliun.

Selanjutnya instrumen sukuk korporasi mengalami pertumbuhan sebesar 16% dengan kontribusi terhadap total investasi sebesar 9,4% atau setara dengan Rp 53,92 triliun. Terakhir yakni deposito mengalami penurunan sebesar 4,1% dengan kontribusi terhadap total investasi sebesar 5,8% atau setara dengan Rp 33,17 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×