kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Hingga November 2020, piutang pembiayaan multifinance terkoreksi 17,1%


Selasa, 05 Januari 2021 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil di salah satu pusat penjualan mobil di Tangerang, Kamis (3/12). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/12/2020.


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

"Kami melakukan transformasi digital dan otomatisasi bisnis proses yang berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi customer dan dealer rekanan, serta mendukung peningkatan bisnis," jelasnya. 

Sementara, MNC Finance menargetkan penyaluran pembiayaan tahun ini mencapai Rp 1,8 triliun. Target tersebut berasal dari pembiayaan multiguna MNC Express untuk otomotif Rp 600 miliar, pembiayaan multiguna rumah dengan sertifikat Rp 200 miliar dan anjak piutang Rp 1 triliun.

Baca Juga: Permudah keuangan multifinance, OJK relaksasi aturan 2,5% biaya pendidikan

Direktur Utama MNC Finance Gabriel Mahjudin menyatakan, pihaknya optimistis dapat berkontribusi dalam hal pemulihan ekonomi nasional tahun ini melalui pembiayaan yang akan disalurkan ke masyarakat melalui tiga produk tersebut. 

"Kami juga akan melanjutkan program cost efficiency, pengembangan kompetensi serta peningkatan produktivitas karyawan dan pengembangan ke arah bisnis digital,” tutupnya.

Selanjutnya: OJK masukkan fintech lending dalam kebijakan countercyclical dampak Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×