kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hingga November 2020, piutang pembiayaan multifinance terkoreksi 17,1%


Selasa, 05 Januari 2021 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil di salah satu pusat penjualan mobil di Tangerang, Kamis (3/12). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/12/2020.


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

"Kami melakukan transformasi digital dan otomatisasi bisnis proses yang berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi customer dan dealer rekanan, serta mendukung peningkatan bisnis," jelasnya. 

Sementara, MNC Finance menargetkan penyaluran pembiayaan tahun ini mencapai Rp 1,8 triliun. Target tersebut berasal dari pembiayaan multiguna MNC Express untuk otomotif Rp 600 miliar, pembiayaan multiguna rumah dengan sertifikat Rp 200 miliar dan anjak piutang Rp 1 triliun.

Baca Juga: Permudah keuangan multifinance, OJK relaksasi aturan 2,5% biaya pendidikan

Direktur Utama MNC Finance Gabriel Mahjudin menyatakan, pihaknya optimistis dapat berkontribusi dalam hal pemulihan ekonomi nasional tahun ini melalui pembiayaan yang akan disalurkan ke masyarakat melalui tiga produk tersebut. 

"Kami juga akan melanjutkan program cost efficiency, pengembangan kompetensi serta peningkatan produktivitas karyawan dan pengembangan ke arah bisnis digital,” tutupnya.

Selanjutnya: OJK masukkan fintech lending dalam kebijakan countercyclical dampak Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×