kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Hore, BCA Menaikkan Suku Bunga Deposito, Ini Rinciannya


Sabtu, 11 Maret 2023 / 10:52 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di kantor Bank BCA Bogor, Jawa Barat (7/2/2023). KONTAN/Muradi/2023/02/07


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari lalu, Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75%.

Suku bunga BI di level 5,75% adalah yang tertinggi sejak Juli 2019 atau hampir 3,5 tahun. Perbankan merespons tren bunga tinggi ini. Salah satunya Bank Central Asia (BCA).

Sejak awal Maret 2023 ini, bank afiliasi Grup Djarum ini menaikkan suku bunga simpanan, tepatnya deposito. Dalam keterangan tertulis ke Kontan.co.id, BCA menaikkan bunga deposito tiga bulan dan enam bulan. Sedangkan suku bunga deposito satu bulan dan 12 bulan.

Baca Juga: OJK Siapkan Aturan Transparansi Bunga

Rinciannya, bunga deposito satu bulan dan 12 bulan masing-masing tetap di angka 3,66% dan 2%. Kecuali deposito dengan nomimal di atas Rp 100 miliar dengan jangka waktu 12 bulan mendapat bunga 2,1%.

Sedangkan deposito berjangka waktu 3 bulan dan 6 bulan ini mendapat ganjaran bunga  masing-masing 4% dan 2,5%. Deposito 3 bulan naik 100 basis poin dan bunga deposito 6 bulan naik 50 basis poin.

Baca Juga: Bunga Deposito BCA Tertinggi 3,66%

Sementara Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) BCA per 28 Februari 2023 tercatat, kredit korporasi sebesar 7,9%. Lalu kredit ritel 8,1%, kredit pemilikan rumah (KPR) 7,2% dan kredit konsumsi non KPR 5,96%.

Berdasarkan catatan Kontan, besaran SBDK bank BCA sepanjang 2022  kredit korporasi 7,95%. Lalu kredit ritel 8,2%, kredit konsumsi - KPR 7,20%, kredit konsumsi - non KPR 5,96%. Artinya terjadi penurunan di SBDK kredit korporasi dan ritel. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×