kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45899,31   5,35   0.60%
  • EMAS935.000 -0,53%
  • RD.SAHAM -0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Incar laba Rp 2,8 triliun, begini rencana bisnis Bank BTN pada tahun 2021


Senin, 15 Februari 2021 / 16:56 WIB
Incar laba Rp 2,8 triliun, begini rencana bisnis Bank BTN pada tahun 2021
ILUSTRASI. Nasabah terlihat di dekat pintu kantor cabang Bank Tabungan Negara (BTN) di Jakarta, Selasa (3/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menjelaskan pihaknya optimis kinerja perusahaan akan lebih meningkat di tahun 2021. Setelah mencatatkan kinerja positif di tahun lalu, Plt. Direktur Utama Bank BTN Nixon Napitupulu menjelaskan pihaknya akan berupaya untuk mengakselerasi bisnis. 

Adapun, target-target yang dipatok Bank BTN tahun ini antara lain kredit diharap bisa naik 7%-9% secara year on year (yoy). Proyeksi itu jauh lebih optimis dibandingkan realisasi kinerja di tahun lalu. 

Dalam laporan keuangannya, Bank BTN mencatatkan kredit baru tumbuh 1,68% secara tahunan menjadi Rp 260,11 triliun. Meski begitu, Nixon menjelaskan realisasi itu masih lebih baik dibandingkan rata-rata kredit perbankan yang menurun lebih dari 2% tahun lalu. 

Baca Juga: Siap ekspansi, BTN bakal bentuk tiga anak usaha hingga tahun 2022

Perseroan menjelaskan, penunjang kredit di tahun 2021 masih akan ditopang dari KPR baik subsidi maupun non subsidi. Sebabnya, tahun lalu kredit perumahan BTN mencatatkan peningkatan 3,29% yoy menjadi Rp 234,78 triliun atau sekitar 90,26% dari total kredit perseroan. 

Penopang utamanya bersumber dari KPR subsidi yang mencetak kenaikan 8,63% yoy menjadi Rp 120,72 triliun. "Untuk KPR subsidi dan KPR non subsidi dengan harga di bawah Rp 300 juta masih ada peluang untuk tumbuh baik," kata Nixon dalam Paparan Kinerja Kuartal IV secara virtual di Jakarta, Senin (15/2). 

Sejalan dengan pertumbuhan kredit di tahun ini, Bank BTN berharap aset juga bisa ikut terkerek naik. Per akhir 2020 lalu, total aset Bank BTN tercatat sebesar Rp 361,2 triliun. Angka tersebut tumbuh sebesar 15,85% dari total aset di tahun 2019 sebesar Rp 311,77 triliun.

Baca Juga: Bank Tabungan Negara (BBTN) bidik pertumbuhan laba hingga 70% pada 2021

Dengan memakai asumsi pertumbuhan yang sejalan dengan kredit, Nixon optimis aset Bank BTN bisa menyentuh Rp 400 triliun pada akhir tahun 2021. 

Sementara itu, untuk dana pihak ketiga (DPK) tahun ini bank bersandi bursa BBTN ini mematok pertumbuhan 7%-9%. Meski lebih rendah dibandingkan pertumbuhan di tahun lalu yang mencapai 23,84% yoy. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×