kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.064   64,00   0,36%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Inflasi melambat, BI tahan suku bunga


Jumat, 04 Maret 2011 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Promosi Indomaret Super Hemat 29 Jan - 4 Februari 2020


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Seperti yang diprediksi banyak analis sebelumnya, pada pertemuan hari ini, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 6,75%.

Gubernur BI Darmin Nasution menyebut keputusan ini didasari tingkat inflasi yang melambat pada Febuari lalu. "Kami memprediksi, tingkat inflasi Maret hingga April akan tetap rendah. Setelah April kami akan tetap memantau inflasi," jelasnya.

Sementara, terkait rupiah, Darmin memperkirakan akan tetap kuat hingga bulan depan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sekitar 10 dari 17 ekonom yang disurvei Bloomberg berpendapat, BI akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level 6,75%. Sementara sisanya berpendapat BI bakal menaikkan suku bunga sebesar 0,25 basis poin.

"Melambatnya inflasi pada Februari serta apresiasi rupiah saat ini bisa membuat BI tidak akan menaikkan suku bunga," papar Kun Lung Wu, ekonom Credit Suisse Group AG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×