kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini alasan penyaluran kredit cenderung lesu di tahun 2017


Selasa, 27 Februari 2018 / 21:28 WIB
ILUSTRASI. Antre Nasabah di Teller Bank Mandiri


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit perbankan tahun 2017 memang hanya satu digit. Secara industri, tercatat pertumbuhan kredit perbankan selama 2017 lalu sebesar 8,24% year on year.

Kekhawatiran akan tumbuhnya kredit bermasalah menjadi penyebab bank tak kencang menyalurkan pinjaman pada tahun lalu.

"Disebabkan karena kondisi kualitas kredit belum sepenuhnya membaik," kata Rohan kepada kontan.co.id, Selasa (27/2).

Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) masih tinggi di kisaran 2,59%. Selain itu, banyak juga debitur yang masih menahan ekspansi dan bisnis, juga ikut menahan pencairan pinjaman yang sudah didapatkan. Alhasil, undisbursed loan juga naik signifikan.

Namun Bank Mandiri menilai, laju profit perbankan Tanah Air cukup bagus. Hal ini tercermin dari peningkatan laba bersih sebesar 23% year on year dan rasio profitabilitas yang cukup baik. Sementara permodalan juga cukup kuat, terlihat dari rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 23,18%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×