kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.959   46,00   0,26%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ini alasan penyaluran kredit cenderung lesu di tahun 2017


Selasa, 27 Februari 2018 / 21:28 WIB
ILUSTRASI. Antre Nasabah di Teller Bank Mandiri


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit perbankan tahun 2017 memang hanya satu digit. Secara industri, tercatat pertumbuhan kredit perbankan selama 2017 lalu sebesar 8,24% year on year.

Kekhawatiran akan tumbuhnya kredit bermasalah menjadi penyebab bank tak kencang menyalurkan pinjaman pada tahun lalu.

"Disebabkan karena kondisi kualitas kredit belum sepenuhnya membaik," kata Rohan kepada kontan.co.id, Selasa (27/2).

Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) masih tinggi di kisaran 2,59%. Selain itu, banyak juga debitur yang masih menahan ekspansi dan bisnis, juga ikut menahan pencairan pinjaman yang sudah didapatkan. Alhasil, undisbursed loan juga naik signifikan.

Namun Bank Mandiri menilai, laju profit perbankan Tanah Air cukup bagus. Hal ini tercermin dari peningkatan laba bersih sebesar 23% year on year dan rasio profitabilitas yang cukup baik. Sementara permodalan juga cukup kuat, terlihat dari rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 23,18%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×