kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini alasan penyaluran kredit cenderung lesu di tahun 2017


Selasa, 27 Februari 2018 / 21:28 WIB
ILUSTRASI. Antre Nasabah di Teller Bank Mandiri


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit perbankan tahun 2017 memang hanya satu digit. Secara industri, tercatat pertumbuhan kredit perbankan selama 2017 lalu sebesar 8,24% year on year.

Kekhawatiran akan tumbuhnya kredit bermasalah menjadi penyebab bank tak kencang menyalurkan pinjaman pada tahun lalu.

"Disebabkan karena kondisi kualitas kredit belum sepenuhnya membaik," kata Rohan kepada kontan.co.id, Selasa (27/2).

Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) masih tinggi di kisaran 2,59%. Selain itu, banyak juga debitur yang masih menahan ekspansi dan bisnis, juga ikut menahan pencairan pinjaman yang sudah didapatkan. Alhasil, undisbursed loan juga naik signifikan.

Namun Bank Mandiri menilai, laju profit perbankan Tanah Air cukup bagus. Hal ini tercermin dari peningkatan laba bersih sebesar 23% year on year dan rasio profitabilitas yang cukup baik. Sementara permodalan juga cukup kuat, terlihat dari rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 23,18%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×