kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Ini Kata ADPI Soal Meningkatnya Alokasi Dana Pensiun Konvensional di SRBI


Selasa, 18 Agustus 2026 / 23:30 WIB
Ini Kata ADPI Soal Meningkatnya Alokasi Dana Pensiun Konvensional di SRBI
ILUSTRASI. OJK mencatat, penempatan dapen di SRBI capai Rp 3,29 triliun per akhir 2025 dan naik drastis menjadi Rp 17,40 triliun per Juni 2026.  (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pamor Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di dana pensiun (dapen) konvensional makin meningkat.

Data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penempatan dapen di SRBI sebesar Rp 10,90 triliun per Juni 2025, pamornya sempat turun ke level Rp 3,29 triliun per akhir 2025. Namun, kembali naik drastis menjadi Rp 17,40 triliun per Juni 2026. 

Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menilai ada sejumlah penyebab alokasi dapen konvensional di SRBI meningkat signifikan. Staf Ahli ADPI Bambang Sri Mulyadi mengatakan salah satu penyebabnya karena dana pensiun menilai SRBI sebagai instrumen investasi yang lebih aman. Selain itu, dipicu juga return SRBI yang cukup baik dibandingkan dengan instrumen lainnya. 

Baca Juga: YOII Ungkap Tantangan Perasuransian Seimbangkan Tingkat Inklusi dengan Literasi

Faktor lainnya, yakni adanya pelemahan harga wajar saham dan meningkatnya yield obligasi. Bambang juga mengatakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia BI atau BI Rate sebesar 100 basis poin (bps) pada tahun ini juga menjadi salah satu faktor dapen menambah porsi di SRBI.

"Kenaikan BI Rate juga menjadi pertimbangan. Dengan demikian, dana pensiun mengalihkan investasi ke SRBI," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (18/8).

Bambang berpendapat sepanjang kondisi harga saham dan yield obligasi belum pulih, tentunya dana pensiun masih berpeluang mengalokasikan investasi ke instrumen pasar uang termasuk SRBI.

Sementara itu, Bambang menuturkan sejumlah kelebihan instrumen SRBI bagi dana pensiun. Dia menerangkan salah satu kelebihannya adalah SRBI dinilai sebagai instrumen yang lebih aman di tengah kondisi dinamika pasar. 

"Selain itu, instrumen tersebut juga bersifat likuid atau mudah dicairkan sewaktu-waktu," tuturnya.

Bambang bilang sifat SRBI yang likuid membuat dana pensiun bisa lebih mudah mengalihkan investasi ke instrumen lain apabila kondisi pasar saham dan obligasi sudah konstruktif, serta kinerja keuangan emiten membaik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×