kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.018
  • EMAS705.000 0,14%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Ini penyebab pendapatan bunga bersih Bank Mandiri hanya tumbuh 4,9% di tahun 2018


Rabu, 30 Januari 2019 / 15:36 WIB

Ini penyebab pendapatan bunga bersih Bank Mandiri hanya tumbuh 4,9% di tahun 2018
ILUSTRASI. Paparan Kinerja Bank Mandiri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun lalu, pertumbuhan pendapatan bunga bersih bank alias net interest income (NII) beberapa bank tumbuh cukup lambat. Hal ini utamanya disebabkan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang sedikit membebani bank.

Misalnya, PT Bank Mandiri Tbk yang akhir 2018 lalu membukukan NII sebesar Rp 54,62 triliun. Jumlah tersebut hanya tumbuh sebesar 4,9% dari periode tahun sebelumnya Rp 52,09 triliun. Bila dijumlah dengan premi alias konsolidasi, Bank Mandiri tercatat membukukan NII dan premium income sebesar Rp 57,32 triliun atau tumbuh 5,1% secara year on year (yoy).


Direktur Keuangan Bank Mandiri Panji Irawan menjelaskan hal tersebut tentunya disebabkan karena biaya dana alias cost of fund (CoF) yang naik. "Itu sebetulnya karena suku bunga naik, memang kalau Juni sampai September bunga itu masih stabil tapi karena kenaikan bunga deposito rupiah dan BI7DRR yang naik, itu jadi ikut naik," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (30/1).

Benar saja, bila merujuk laporan keuangan terlihat CoF Bank Mandiri cenderung meningkat menjadi 2,9% per 2018 lalu dari tahun sebelumnya 2,7%.

Di samping itu, rendahnya NII Bank Mandiri menurut Panji lantaran Bank Mandiri belum secara agresif menaikkan bunga kredit di tahun lalu. Sementara bunga dana terus meningkat untuk mengikuti transmisi kenaikan bunga kebijakan BI.

Bank berlogo pita emas ini memberi sinyal kalau di tahun 2019 akan ada kenaikan bunga kredit untuk menyesuaikan dengan bunga dana. Bank bersandi bursa BMRI pun optimistis tahun ini pendapatan bunga bisa bergerak naik seiring dengan langkah Bank Mandiri untuk mengerek kredit.

"Agar NII tumbuh positif, size of loan kami perbesar. Kami akan konversi dari jangka pendek seperti SBI dan interbank akan kami masuk ke SUN yang yield-nya tinggi atau bisa sampai 8%," sambungnya.

Sebagai informasi tambahan, pada akhir 2018 Bank Mandiri membukukan total pendapatan bunga sebesar Rp 77,38 triliun atau naik 4,7% yoy. Hal ini diimbangi dengan kenaikan beban bunga yang ikut naik 4,2% menjadi Rp 25,29 triliun. Meski begitu, sepanjang tahun lalu Bank Mandiri tetap berhasil mencetak laba Rp 20,64 triliun, naik 21,2% secara tahunan.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0036 || diagnostic_api_kanan = 0.0863 || diagnostic_web = 0.3982

Close [X]
×