kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.017   7,00   0,04%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

BCA Catat Pertumbuhan Kredit 5,84% pada Februari 2026


Selasa, 17 Maret 2026 / 22:49 WIB
BCA Catat Pertumbuhan Kredit 5,84% pada Februari 2026
ILUSTRASI. Pertumbuhan kredit BCA melambat jadi 5,84% per Februari 2026. Ini tantangan besar bagi target 8-10% di tahun ini. Cari tahu strateginya. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan kredit PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada awal tahun 2026 menunjukkan perlambatan. 

Berdasarkan laporan keuangan, pertumbuhan kredit bank only BCA per Februari 2026 tercatat sebesar 5,84% secara tahunan (year on year/yoy), dengan total penyaluran kredit mencapai Rp 953,22 triliun. Angka ini melambat dibandingkan Januari 2026 yang masih tumbuh 6,26% (yoy).

Target Pertumbuhan Kredit 8–10% di 2026

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Heryn, menegaskan bahwa perseroan tetap berkomitmen menjaga pertumbuhan kredit secara berkelanjutan sepanjang tahun ini. BCA juga akan terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran pembiayaan.

"Dalam penyaluran kredit, BCA senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan menerapkan manajemen risiko secara disiplin," kata Hera kepada kontan.co.id pada Selasa (17/3/2026).

Baca Juga: Setelah Tertekan Dalam Beberapa Tahun, OJK Yakin Kinerja Unitlink Mulai Stabil

Hera menjelaskan, target pertumbuhan total kredit BCA sepanjang tahun 2026 berada pada kisaran 8–10%. Dengan demikian, perusahaan perlu mengoptimalkan penyaluran kredit pada periode berikutnya agar dapat mencapai sasaran tersebut.

Fokus pada Kualitas Pembiayaan

Meski mengejar pertumbuhan, BCA tidak semata-mata berorientasi pada ekspansi volume kredit. Perseroan tetap memprioritaskan kualitas pembiayaan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan aktivitas usaha debitur.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi BCA dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan risiko, terutama di tengah dinamika ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga: YOII Genjot Premi 2026, Andalkan Produk Lifestyle dan Teknologi AI

Tren Kredit Perbankan Nasional Melambat

Di tingkat nasional, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan pada Februari 2026 sebesar 9,37% (yoy), turun dari 9,96% pada Januari 2026. Perlambatan tersebut terjadi di seluruh segmen kredit.

Kondisi ini menunjukkan adanya moderasi dalam laju penyaluran kredit perbankan secara umum, sejalan dengan dinamika permintaan pembiayaan dan perkembangan ekonomi domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×