kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   -48,00   -0,29%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

Integrasi ATM dan EDC tahap 2 bank bisa hemat 75%


Minggu, 08 Oktober 2017 / 20:10 WIB
Integrasi ATM dan EDC tahap 2 bank bisa hemat 75%


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian BUMN bilang dengan adanya integrasi ATM dan EDC lanjutan pada Januari 2018 mendatang diharapkan akan meningkatkan efisiensi bank BUMN.

Seperti diketahui, pada Januari 2018 mendatang bank BUMN akan melakukan integrasi 30.000 ATM dan 50.000 EDC. Diharapkan hal ini akan menurunkan biaya operasional bank khususnya untuk pengelolaan ATM.

Gatot Trihargo, Deputi Kementerian BUMN bilang dengan adanya ATM dan EDC Link Himbara diharapkan bisa memangkas investasi sistem pembayaran bank plat merah.

"Diharapkan bank bisa memangkas 75% biaya untuk pengadaan ATM dan EDC," kata Gatot ketika ditemui, Kamis (5/10).

Sehingga nantinya, ATM bank plat merah yang selama ini menumpuk di kota besar diharapkan bisa lebih menyebar di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini akan meningkatkan akses keuangan masyarakat terutama yang ada di daerah.

Untuk pengelolaan ATM , tahun depan Kementerian BUMN akan mulai memindahkan tugas ke PT Jalin Pembayaran Nusantara.
Saat ini PT Jalin menurut Gatot sumber daya manusianya berasal dari bank BUMN. PT Jalin ini merupakan switching milik Himbara dan akan melengkapi kehadiran 3 perusahaan switching yang ada sebelumnya di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×