kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Jaga tingkat CAR, BI sarankan bank lakukan merger


Kamis, 13 Januari 2011 / 16:54 WIB


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. Tahun 2015 rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) perbankan terancam turun menjadi 10%. Saat ini rata-rata CAR perbankan masih sebesar 16,3%.

Wimboh Santoso, Direktur Pengaturan dan Penelitian Perbankan Bank Indonesia (BI) mengatakan, penurunan ini terjadi karena pertumbuhan organik perbankan seperti kredit hanya bisa mencapai 20% per tahun.

Agar tak terjadi hal yang diinginkan, BI menghimbau perbankan harus mampu meningkatkan pertumbuhan kredit. Bank juga harus meningkatkan modal dari modal minimun Rp 100 miliar.

Karena menurut data BI dalam pengaturan modal, untuk membuka bank baru harus memiliki modal rata-rata Rp 3,3 triliun atau US$ 332,8 juta.

BI menyarankan, menghadapi persaingan tahun 2015 yang semakin liberalis, bank harus memperkuat permodalan dengan cara melakukan konsolidasi seperti merger.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×