kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Jaga tingkat CAR, BI sarankan bank lakukan merger


Kamis, 13 Januari 2011 / 16:54 WIB


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. Tahun 2015 rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) perbankan terancam turun menjadi 10%. Saat ini rata-rata CAR perbankan masih sebesar 16,3%.

Wimboh Santoso, Direktur Pengaturan dan Penelitian Perbankan Bank Indonesia (BI) mengatakan, penurunan ini terjadi karena pertumbuhan organik perbankan seperti kredit hanya bisa mencapai 20% per tahun.

Agar tak terjadi hal yang diinginkan, BI menghimbau perbankan harus mampu meningkatkan pertumbuhan kredit. Bank juga harus meningkatkan modal dari modal minimun Rp 100 miliar.

Karena menurut data BI dalam pengaturan modal, untuk membuka bank baru harus memiliki modal rata-rata Rp 3,3 triliun atau US$ 332,8 juta.

BI menyarankan, menghadapi persaingan tahun 2015 yang semakin liberalis, bank harus memperkuat permodalan dengan cara melakukan konsolidasi seperti merger.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×