Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) akan menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja lini asuransi marine cargo pada 2026. Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana mengatakan pihaknya akan meningkatkan penetrasi pada segmen korporasi sebagai core competence, serta pengembangan bisnis ritel berbasis digital.
Selain itu, dia bilang Jasindo juga berupaya menjaga pelayanan pelanggan tetap optimal dengan menghadirkan solusi end-to-end sebagai risk management partner.
"Ditambah, memperkuat peran representative office di 30 kota sebagai motor akuisisi regional," ungkapnya kepada Kontan, Minggu (1/3/2026).
Baca Juga: Jasindo Ungkap Faktor Pendorong Hasil Investasi Tumbuh Dobel Digit pada 2025
Dengan strategi tersebut, Gema optimitis Jasindo mampu mempertahankan kinerja positif, sekaligus menjaga kualitas portofolio di tengah dinamika global pada 2026.
Untuk 2026, Gema memproyeksikan lini bisnis marine cargo atau pengangkutan dapat tumbuh secara moderat, dengan tetap mempertimbangkan dinamika ekonomi global dan perdagangan internasional.
Baca Juga: Klaim Jasindo Tembus Rp 108 Miliar per Januari 2026, Terdorong Bencana Alam
Terkait kinerja, dia bilang perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan premi di lini asuransi marine cargo sebesar Rp 84,26 miliar per akhir 2025. Nilainya tumbuh sebesar 24,58%, jika dibandingkan pencapaian per akhir 2024.
Berdasarkan kinerja industri, data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, pendapatan premi asuransi umum di lini asuransi marine cargo per akhir 2025 mencapai Rp 5,65 triliun. Nilainya tumbuh 7,2%, jika dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
Baca Juga: Jasindo Menilai Pertumbuhan Premi Masih Dibayangi Sejumlah Tantangan pada 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













