kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Jasindo Ungkap Faktor Pendorong Hasil Investasi Tumbuh Dobel Digit pada 2025


Senin, 02 Maret 2026 / 16:05 WIB
Jasindo Ungkap Faktor Pendorong Hasil Investasi Tumbuh Dobel Digit pada 2025


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatatkan kinerja positif terkait hasil investasi yang tumbuh dobel digit pada 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Jasindo mencatatkan hasil investasi tumbuh 13,80% secara year on year (YoY), menjadi sebesar Rp 287,70 miliar per akhir 2025.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan pencapaian hasil investasi per akhir 2025 yang tumbuh tinggi turut memperkuat struktur pendapatan perusahaan secara keseluruhan.

Gema menerangkan terdapat sejumlah faktor yang turut berkontribusi terhadap kenaikan hasil investasi perusahaan tersebut. Dia bilang salah satunya didorong strategi pengelolaan investasi yang disiplin dan berbasis prinsip kehati-hatian melalui pendekatan Liability Driven Investment (LDI).

Baca Juga: Jasindo Menilai Pertumbuhan Premi Masih Dibayangi Sejumlah Tantangan pada 2026

"Selain itu, stabilitas suku bunga dan momentum positif pada pasar obligasi turut memberikan kontribusi terhadap optimalisasi imbal hasil, dengan tetap mengedepankan keselarasan aset dan liabilitas," katanya kepada Kontan, Senin (2/3).

Meski menunjukkan pertumbuhan signifikan, Gema menyampaikan hasil investasi tak serta-merta menjadi bisnis inti perusahaan. Dia bilang Jasindo tetap mengedepankan pendapatan premi sebagai core business dan sumber utama pendapatan perusahaan.

"Hasil investasi berfungsi sebagai penopang profitabilitas, bukan sebagai substitusi pertumbuhan premi. Fokus utama tetap pada penguatan underwriting dan pertumbuhan bisnis yang sehat," ucap Gema.

Sementara itu, Jasindo mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 4,01 triliun, atau tumbuh 5,52% secara YoY per akhir 2025. Adapun laba setelah pajak yang dibukukan perusahaan mencapai Rp 226,06 miliar, atau tumbuh signifikan sebesar 43,68% secara YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×