kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jumlah nasabah kumpulan asuransi jiwa turun 51,8%


Senin, 01 September 2014 / 15:11 WIB
Menakar Prospek Harga Minyak Dunia Setelah Kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB)


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Duh, nasabah kumpulan industri asuransi jiwa nasional menciut lebih dari separuh pada semester pertama tahun ini, yakni dari sebanyak 72,84 juta orang pada periode yang sama tahun lalu menjadi hanya 35,11 juta orang.

Nini Sumohandoyo, Kepala Departemen Komunikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) bilang, penurunan nasabah kumpulan karena produk asuransi perjalanan yang diterbitkan perusahaan asuransi jiwa bersifat jangka pendek. “Produknya sekali waktu saja, jadi tidak diteruskan,” ujarnya, Senin (1/9).

Dalilnya, sekitar 2–3 perusahaan dari total 50 perusahaan asuransi jiwa yang ada di Tanah Air punya bisnis cukup besar pada perlindungan jiwa untuk risiko perjalanan. Meski begitu, Nini menyebutkan, kontribusi premi asuransi perjalanan ini sangat mini terhadap total premi industri yang sebesar Rp 53,58 triliun per 30 Juni 2014.

Secara keseluruhan, total nasabah pemegang polis asuransi jiwa mencapai 46,41 juta orang pada 30 Juni 2014. Angka ini turun 44,4% ketimbang periode yang sama tahun lalu. Nasabah individu sendiri menyumbang pertumbuhan positif sebesar 6,5% atau menjadi 11,30 juta orang, sedangkan nasabah kumpulan tercatat minus 51,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×