Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat jumlah tertanggung industri asuransi jiwa meningkat signifikan pada semester I-2026. Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menerangkan jumlah tertanggung industri asuransi jiwa mencapai 153,58 juta orang pada semester I-2026.
"Angka itu mengalami kenaikan 24,8%, jika dibandingkan pencapaian pada periode sama tahun lalu," ungkapnya dalam konferensi pers AAJI di kawasan Jakarta Selatan, Senin (31/8).
Lebih rinci, Albertus mengatakan peningkatan total tertanggung industri asuransi jiwa ditopang oleh peningkatan jumlah tertanggung baik perorangan maupun kumpulan.
Dia mengatakan jumlah total tertanggung industri didominasi tertanggung segmen kumpulan yang sebanyak 131,20 juta orang pada semester I-2026. Angkanya meningkat 28,5%, jika dibandingkan capaian periode sama tahun sebelumnya. Adapun kontribusi segmen kumpulan sebesar 85,43% terhadap total jumlah tertanggung industri asuransi jiwa.
Baca Juga: Premi Asuransi Kendaraan Bermotor Tumbuh 5,14%, Capai Rp 10,69 Triliun per Juni 2026
Sementara itu, AAJI mencatat, jumlah tertanggung industri asuransi jiwa segmen perorangan mencapai 22,38 juta orang pada semester I-2026. Jumlahnya meningkat 6,5%, jika dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya. Adapun kontribusi segmen perorangan sebesar 14,57% terhadap total jumlah tertanggung industri asuransi jiwa.
Albertus menyampaikan pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa perluasan pelindungan berlangsung secara nyata, terutama melalui skema kumpulan. Bagi industri, dia bilang keberhasilan bukan hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, melainkan makin luasnya masyarakat yang mendapatkan pelindungan.
Sebagai informasi, AAJI mencatat, total premi industri asuransi jiwa mencapai Rp 94,75 triliun pada semester I-2026. Nilainya tumbuh 8,2%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.
Adapun klaim dan manfaat yang dibayarkan industri mencapai Rp 75,57 triliun pada semester I-2026. Nilainya tumbuh 4,3%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














