kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kasus TAB, debitur Mandiri diduga manipulasi data


Senin, 25 September 2017 / 20:05 WIB
Kasus TAB, debitur Mandiri diduga manipulasi data


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Johana K.

KONTAN.CO.ID - Kasus fasilitas kredit Bank Mandiri kepada PT Tirta Amarta Bottling (PT TAB) terus berlanjut. Terakhir, Mandiri bilang ada dugaan bahwa PT TAB sengaja memalsukan laporan keuangan agar mendapatkan fasilitas kredit.

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri bilang, debitur yang berdomisili di Bandung tersebut mulai mendapatkan kredit dari bank berkode BMRI dari 2011 sampai 2012.

"Ada dugaan PT TAB mengubah laporan keuangan seolah olah aktiva piutang dan persediaannya mengalami kenaikan," kata Tiko sapaan akrabnya, Senin (25/9).

Manipulasi laporan keuangan ini menurut Tiko, dilakukan PT TAB diduga untuk mendapatkan fasilitas tambah kredit dari Bank Mandiri. Perubahan laporan keuangan ini menurut Tiko diduga dilakukan oleh auditor PT TAB.

Menurut Tiko dari awal PT TAB memang tidak menunjukkan iktikad baik. Padahal Mandiri telah memberikan opsi untuk memberikan restrukturisasi kepada debitur yang sedang mengalami masalah.

Oleh karena tindakan PT TAB ini, Mandiri berkomitmen membawa kasus debitur ini ke ranah hukum. Terkait kasus ini Mandiri akan terus berkoordinasi dengan Kejagung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×