Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mengembangkan aplikasi MyBCA agar menjadi one stop solution yang lebih personal, relevan, dan terintegrasi dengan berbagai ekosistem layanan.
SVP Transaction Banking Product Development BCA Fera Agustina mengatakan, pengembangan MyBCA dilakukan berbasis riset dan studi kebutuhan nasabah, sejalan dengan evolusi teknologi layanan perbankan BCA.
MyBCA yang diluncurkan pada 2021 sebagai mobile banking generasi baru kini hadir dengan tampilan UI/UX yang lebih modern, dapat diakses di hingga 180 negara, serta dilengkapi sistem keamanan biometrik dan autentikasi yang terus diperbarui.
“Dalam pengembangan yang berfokus pada personalisasi pengalaman nasabah, MyBCA menyediakan pilihan bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Selain itu, terdapat fitur Instant Access untuk transaksi cepat tanpa login serta pengaturan rekening default sesuai jenis transaksi,” ujar Fera, Sabtu (7/2/2026).
Baca Juga: BCA Sebut Ada 3 Modus Penipuan Phishing yang Terus Mengintai Nasabah
Dari sisi integrasi ekosistem, BCA menghadirkan Menu Lifestyle untuk pembelian tiket, voucher, dan kebutuhan harian, serta layanan investasi yang saat ini mencakup reksa dana dan akan dikembangkan ke instrumen lainnya.
Pengembangan MyBCA juga dilakukan melalui transformasi digital berkelanjutan dengan mengadopsi teknologi terkini, seperti near field communication (NFC), biometrik, dan Internet of Things (IoT).
Dalam setiap inovasi digital, lanjut Fera, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Seiring meningkatnya risiko kejahatan siber, BCA terus memperkuat sistem pengamanan dan mengikuti perkembangan teknologi cybersecurity guna memastikan kenyamanan dan perlindungan optimal bagi nasabah.
Fera mengatakan, tahun 2025, MyBCA menghadirkan sejumlah inovasi untuk menjawab kebutuhan nasabah di era digital, di antaranya MyBCA on Smartwatch dan Poket Rupiah.
MyBCA on Smartwatch yang dirilis pada November 2025 memungkinkan akses layanan perbankan melalui smartwatch berbasis WearOS dan watchOS (Apple Watch), seiring meningkatnya penggunaan wearable device dan Internet of Things (IoT).
Baca Juga: BCA Masih Akan Terus Tambah Jaringan Kantor, Ini Alasannya
Fitur yang tersedia mencakup layanan nonfinansial, seperti cek saldo dan mutasi rekening, serta layanan finansial berupa tarik tunai tanpa kartu dan transaksi QRIS melalui metode scan dan tap berbasis NFC. Fitur tap saat ini baru tersedia untuk perangkat WearOS. “Hingga kini, sekitar 90.000 nasabah telah menggunakan layanan ini, dengan mayoritas pengguna berasal dari watchOS,” ungkap Fera.
Sementara itu, Poket Rupiah yang diluncurkan pada Desember 2025 sebagai pelengkap Poket Valas dirancang sebagai fitur pengelolaan keuangan dan budgeting dalam mata uang rupiah. Nasabah dapat memisahkan dana sesuai tujuan, mulai dari tabungan liburan, dana darurat, hingga kebutuhan rutin.
Untuk mendorong disiplin menabung sekaligus meningkatkan keamanan, MyBCA melengkapi Poket Rupiah dengan fitur Money Lock, yakni mekanisme penguncian dana yang hanya dapat dibuka melalui ATM atau kantor cabang BCA.
Selain memperkuat komitmen menabung, fitur ini juga menjadi lapisan perlindungan tambahan dari risiko penipuan dan social engineering. “Dalam sekitar satu bulan sejak diluncurkan, Money Lock telah digunakan oleh sekitar 40.000 nasabah dengan total 70.000 kantong dana.” pungkas Fera.
Selanjutnya: Aktivitas Luar Ruang? Cek Prakiraan Cuaca Aceh Minggu, 8 Februari 2026
Menarik Dibaca: 9 Khasiat Konsumsi Jus Timun untuk Kesehatan Tubuh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













