kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kementerian BUMN bidik aset hasil sitaan dari tersangka kasus Jiwasraya


Rabu, 29 Januari 2020 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Tersangka mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (20/1). Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membidik aset sitaan tersangka kasus dugaan korupsi Asuransi Jiwasray


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

Kementerian BUMN meminta izin ke DPR melalui Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya untuk memaparkan solusi penyehatan Jiwasraya. “Kami tidak bisa selesaikan sendiri karena itu perlu koordinasi dengan Menteri Keuangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kejagung telah menyita 10 kendaraan para tersangka, menyita perhiasan, surat berharga, 800 rekening efek, serta memblokir 1.400 sertifikat tanah. Penyitaan sejumlah aset dari tersebut dalam rangka mengembalikan kerugian negara.

Baca Juga: Dirut Jiwasraya: Penyidikan kasus Jiwasraya tak pengaruhi proses restrukturisasi

Diketahui, kejaksaan telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Jiwasraya. Mereka adalah mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, dan bekas Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Lalu Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat sebagai pemilik Trada Alam Mineral (TRAM), 

Baca Juga: Tersangka kasus Jiwasraya berpotensi akan bertambah, ini penjelasan Kejagung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×