kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Kenaikan Penjualan Kendaraan Turut Kerek Pembiayaan Kendaraan Industri Multifinance


Selasa, 09 Juni 2026 / 17:52 WIB
Kenaikan Penjualan Kendaraan Turut Kerek Pembiayaan Kendaraan Industri Multifinance
ILUSTRASI. Pembiayaan kendaraan roda empat oleh multifinance tembus Rp 290,97 triliun per April 2026.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan penjualan kendaraan turut berdampak positif terhadap kinerja penyaluran pembiayaan kendaraan di industri multifinance.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor roda empat dan mobil pengangkutan oleh multifinance mencapai Rp 290,97 triliun per April 2026. Nilainya meningkat sebesar 1,67% secara YoY.

"Peningkatan penjualan kendaraan turut berdampak positif terhadap kinerja pembiayaan kendaraan oleh industri multifinance," kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga: Ciputra Life Beberkan Sejumlah Faktor yang Bisa Pengaruhi Hasil Investasi pada 2026

Agusman menambahkan, kinerja pembiayaan kendaraan memakan porsi 53,47% terhadap total penyaluran pembiayaan industri multifinance per April 2026. 

Dia menjelaskan peningkatan penjualan mobil didorong oleh meningkatnya kebutuhan kendaraan masyarakat, meskipun pertumbuhannya perlu penguatan di tengah dinamika perekonomian.

Asal tahu saja, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat, penjualan wholesales pada April 2026 meningkat sebesar 55% Year on Year (YoY), dengan total capaian mencapai 80.776 unit. Secara keseluruhan sepanjang Januari 2026 hingga April 2026, penjualan naik 12,5% YoY.

Secara keseluruhan, Agusman menilai pembiayaan kendaraan multifinance masih memiliki prospek pertumbuhan positif pada 2026. Dia juga sempat menyampaikan perusahaan multifinance dapat mengoptimalkan segmen kendaraan bekas dan baru pada tahun ini untuk menggenjot kinerja pembiayaan kendaraan.

Salah satunya mengupayakan perluasan jaringan dan menjaga kualitas pembiayaan.

Baca Juga: Rasio TWP90 Pindar Samir Terjaga di Level 2%, Ini Strateginya

Berdasarkan data OJK, piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 514,65 triliun per April 2026. Nilainya tumbuh 2,08% secara YoY. Adapun kinerja tersebut didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 10,64% YoY. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×