kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Kinerja Saham Bank BUMN Variatif saat IHSG Melemah 2,08%, Ini Proyeksinya


Jumat, 06 Februari 2026 / 22:00 WIB
Kinerja Saham Bank BUMN Variatif saat IHSG Melemah 2,08%, Ini Proyeksinya
ILUSTRASI. IHSG anjlok 2,08%, namun saham bank BUMN masih berpotensi untung? Simak proyeksi target harga BMRI, BBRI, BBTN, BBNI dari analis di sini! (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah saham emiten bank pelat merah menunjukkan pergerakan yang variatif pada Jumat (6/2/202626), seiring dengan tekanan yang ada pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada penutupan perdagangan Jumat (6/2/2026), IHSG mencatat penurunan 2,08% ke level 7.935,26.

Sementara itu, saham bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) didominasi dengan penurunan meski ada yang bergerak stagnan.

Saham PT Bank Mandiri (BMRI) bergerak stagnan di level Rp 5.050. Meski begitu, sepanjang perdagangan BMRI sempat berada di titik terendah di level Rp 4.890.

Baca Juga: Gejolak IHSG Tak Goyahkan Investasi Utama Dana Pensiun

Sementara itu, saham PT Bank Tabungan Negara (BBTN) dibuka dengan harga Rp 1.320 dan sepanjang perdagangan BBTN sempat menyentuh harga tertinggi yaitu Rp 1.310, yang kemudian tutup dengan koreksi 3,03% di level Rp 1.280.

Lalu, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dibuka dengan level Rp 3.840 dan sempat anjlok ke level Rp 3.770 sebelum akhirnya tutup dengan penurunan 1,82% di level Rp 3.780.

Sedangkan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) buka di harga Rp 4.570 dan sempat menyentuh harga tertinggi di level Rp 4.560, sebelum akhirnya tutup dengan koreksi tipis 0,88% di level Rp 4.530.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta memandang penurunan pada saham emiten bank BUMN terpengaruh oleh IHSG yang sempat melemah karena dinamika pasar dan perubahan sentimen.

Menurutnya selama penurunan tidak signifikan, koreksi pada harga-harga saham tersebut masih terbilang wajar.

"Yang terpenting, penurunannya tidak signifikan. Jadi koreksi seperti ini masih tergolong wajar," ujarnya kepada Kontan, Jumat (6/2/26).

Di sisi lain, ia menilai dinamika ini justru menunjukkan sektor perbankan, khususnya bank BUMN masih bersifat defensif.

Baca Juga: IHSG Tertekan, Investor Asing Tetap Akumulasi Saham BCA

Sementara itu, ia juga memproyeksikan pergerakan harga saham emiten bank BUMN ke depannya.

BMRI diproyeksikan akan terus bergerak dengan perkiaraan tumbuh hingga take profit (TP) Rp 6.200.

BBTN masih memiliki potensi kenaikan, meskipun dengan pergerakan yang terbatas dengan perkirakan TP hingga Rp 1.305.

BBRI diproyeksikan memiliki prospek yang positif dengan perkiraan TP hingga Rp 4.750. Sementara itu, BBNI dicermati masih memiliki ruang naik yang besar hingga TP 5.600.

Dari keempat emiten tersebut, ia merekomendasikan aksi accumulative buy. Sementara bagi investor yang sudah memegang saham, ia tidak menyarankan aksi lain selain terus berfokus pada manajemen risiko.

"Fokus ke risk manajemen saja," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×