kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Klaim Bruto Marine Cargo Jasindo Naik 15,98 Miliar, Ini Pemicunya


Jumat, 23 Oktober 2026 / 15:04 WIB
Klaim Bruto Marine Cargo Jasindo Naik 15,98 Miliar, Ini Pemicunya
ILUSTRASI. Asuransi Jasindo (DOK/Jasindo)


Reporter: Belva Safina | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatat peningkatan klaim bruto lini marine cargo sebesar Rp 15,98 miliar hingga September 2026.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, peningkatan tersebut mencerminkan risiko yang ditanggung perusahaan selama periode berjalan. Hal itu dipengaruhi oleh karakteristik dan dinamika risiko pengangkutan. 

“Peningkatan klaim asuransi pengangkutan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kondisi cuaca, karakteristik jalur pengangkutan, jenis, nilai barang yang dipertanggungkan, serta frekuensi kejadian risiko,” ujar Brellian kepada Kontan, Jumat (23/10).

Baca Juga: Bank Woori Saudara (SDRA) Berpeluang Optimalkan Pendapatan dari Universal Banking

Di sisi lain, ia melihat kondisi surutnya beberapa sungai besar berpotensi mempengaruhi kelancaran pengangkutan barang melalui jalur perairan dan meningkatkan risiko operasional dalam kondisi tertentu. 

Meski begitu, Brellian menilai dampak terhadap klaim bergantung pada karakteristik pengangkutan dan langkah mitigasi yang dilakukan.

Sementara dari sisi kinerja pendapatan, Brellian menyebut pertumbuhan premi dipengaruhi oleh dinamika pasar dan komposisi portofolio. 

Guna menjaga keseimbangan kinerja bisnis, Brellian menjelaskan Asuransi Jasindo terus memperkuat proses underwriting, evaluasi profil risiko, dan mitigasi risiko guna menjaga kualitas portofolio serta keberlanjutan perlindungan bagi nasabah.

Terkait penetapan tarif, dia bilang akan dilakukan berdasarkan evaluasi profil risiko, pengalaman klaim, dan kondisi pasar dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketentuan yang berlaku. 

“Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara daya saing, kecukupan premi terhadap risiko yang ditanggung, dan keberlanjutan perlindungan bagi nasabah,” jelasnya.

Asuransi Jasindo juga akan mendorong pendekatan pengelolaan risiko secara proaktif melalui Risk Management Partnership agar nasabah dapat mengantisipasi potensi gangguan serta menjaga kelancaran kegiatan usaha.

"Asuransi Jasindo berupaya mendorong pertumbuhan premi yang sehat melalui pengembangan bisnis, penguatan kualitas portofolio, serta peningkatan layanan kepada nasabah," tutupnya. 

Baca Juga: BCA Catat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan Rp 3,5 Triliun, Tumbuh 32%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×