kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kondisi Suku Bunga Tak Tentu, Bank Pacu Fee Based Income


Minggu, 17 September 2023 / 19:32 WIB
Kondisi Suku Bunga Tak Tentu, Bank Pacu Fee Based Income
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di sebuah bank milik pemerintah di Jakarta, Selasa (27/12/2022). KONTAN/Baihaki/27/12/2022


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Ada beberapa strategi yang diterapkan BNI untuk meningkatkan keduanya. Salah satunya, mengembangkan solusi transaksi dan pembiayaan ekosistem untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam.

“Tentu tetap fokus pada pertumbuhan aset yang sehat dan menjaga kualitas aset dengan baik,” ujarnya.

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin melihat tren yang terjadi ini lebih dikarenakan perbankan sedang mencari pendapatan alternatif. Mengingat, kondisi suku bunga saat ini masih tinggi.

Meskipun demikian, bank yang bisa menikmati pertumbuhan fee based income lebih besar merupakan bank-bank yang memang sudah mengembangkan basis digitalnya sudah lebih baik. Ditambah, ekosistem yang terbentuk.

“Tidak berani spekulasi tapi memungkinkan (fee based income menjadi sumber pendapatan utama),” ujarnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×