kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kredit bermasalah memburuk, OJK tagih langkah bank


Senin, 01 Agustus 2016 / 18:49 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memantau kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang tengah menghantam bisnis perbankan di Indonesia. Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Mulya E. Siregar menyampaikan, pihaknya meminta perbankan untuk segera memperbaiki kredit bermasalah.

“Ya, kami meminta mereka untuk menekan NPL,” kata Mulya, Senin (1/8). Selain itu, regulator perbankan ini juga meminta untuk bank-bank untuk membentuk action plan, di mana perencanaan ini sebagai bentuk rencana dan strategi bank dalam memangkas rasio kredit bermasalah yang terjadi karena perlambatan ekonomi.

Berdasarkan data, perbankan secara umum mencatat rasio kredit bermasalah pada kisaran 3,1% (gross) atau 1,5% (net) per Mei 2016. Selain itu, dari data kinerja perbankan per semester I-2016 tercatat hampir semua bank besar mengalami kenaikan kredit bermasalah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×