kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kredit investasi tak sekencang realisasi investasi di PDB, kenapa?


Selasa, 29 Mei 2018 / 21:54 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah bank


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada kuartal 1 2018, tercatat pertumbuhan kredit investasi tak setinggi realisasi investasi dalam produk domestik bruto (PDB). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) realisasi investasi pada kuartal I-2018 4,86%. Sedangkan realisasi investasi dalam PDB tercatat 7,95% atau tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Halim Alamsyah, Ketua Dewan Komisioner LPS bilang konsep investasi dalam PDB berbeda dengan konsep investasi untuk kredit. "Konsep investasi PDB merupakan konsep makro dan pembiayaannya bisa datang dari modal sendiri termasuk pasar modal, utang bank dan utang luar negeri," kata Halim kepada Kontan.co.id, Selasa (29/5). Jadi pertumbuhan kredit investasi tak setinggi realisasi investasi dalam PDB hal ini bisa saja terjadi.

Dody Arifianto, Kepala Group Risiko Perekonomian dan Sistem Keuangan LPS menambahkan di tahun politik memang korporasi dan pengusaha bersikap menunggu atau wait and see. "Pada periode tersebut pertumbuhan kredit investasi lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya," kata Dody.

Pada tahun politik biasanya kredit konsumsi dan modal kerja akan lebih tinggi. Dalam hal ini menurut Dody, pelaku usaha menunggu melakukan ekspansi pabrik dan pembangunan fasilitas bisnis yang lebih besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×